Media cokronews.com SITUBONDO – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) memfasilitasi penggunaan drone sprayer secara gratis bagi petani untuk mendukung pemupukan tanaman dan meningkatkan produktivitas padi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispertangan Kabupaten Situbondo, Quratul Aini, menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi digital atau smart farming menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan hasil pertanian.
“Dispertangan memiliki satu unit drone sprayer, dan kami sudah mengumumkan kepada para kelompok tani yang tersebar di 17 kecamatan agar memanfaatkan teknologi ini untuk mengoptimalkan hasil panen,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 21 kelompok tani telah mendaftar untuk memanfaatkan fasilitas drone sprayer, khususnya untuk kebutuhan pemupukan tanaman padi.
Quratul Aini menjelaskan, terdapat sejumlah persyaratan bagi kelompok tani yang ingin memanfaatkan teknologi tersebut. Di antaranya, kelompok tani harus mengoordinir petani dengan minimal luas lahan 5 hektare, lokasi dapat diakses kendaraan pengangkut drone, serta dekat dengan sumber air. Selain itu, kebutuhan nutrisi seperti pupuk atau pestisida dapat disiapkan oleh Dispertangan maupun oleh petani.
“Petani juga bisa mengajukan jenis nutrisi yang dibutuhkan kepada kami sesuai kebutuhan tanaman di lahannya. Jenis nutrisi yang disediakan oleh kami antara lain perbaikan tanah, PGPR, asam amino, jakaba, agensi hayati dan PPC,” katanya.
Ia menegaskan, pemanfaatan teknologi modern menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas komoditas pertanian, terutama padi, sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada pangan nasional.
Menurutnya, penggunaan drone sprayer membuat proses penyemprotan pupuk dan pestisida menjadi lebih cepat, merata, dan efisien dibandingkan metode konvensional.
Drone tersebut mampu menjangkau area luas dalam waktu singkat, termasuk lahan yang sulit diakses. Selain itu, penggunaan teknologi ini juga membantu menghemat tenaga kerja serta mengurangi paparan langsung petani terhadap bahan kimia, sehingga lebih aman bagi kesehatan.
“Kini saatnya beralih ke cara yang lebih modern, dengan drone petani tidak hanya bekerja lebih mudah, tetapi juga membuka peluang hasil panen yang lebih maksimal. Mari bersama melangkah menuju pertanian yang lebih maju, efisien, dan menguntungkan,” ujarnya.













