Berita  

Pemkab Blitar Gelar Peringatan Hardiknas dan Hari Otda ke – XXX

Cokronews BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional sekaligus Hari Otonomi Daerah ke-XXX tahun 2026 pada Sabtu, 2 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Alun-Alun Kanigoro dan diikuti oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, camat, pengawas pendidikan, organisasi masyarakat, guru, ASN, tenaga kependidikan, hingga para pelajar.

Bupati Blitar, Rijanto, bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan itu, ia membacakan amanat dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, serta Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan lima kebijakan strategis. Kebijakan itu meliputi pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran sebagai program prioritas, peningkatan kualifikasi dan kesejahteraan guru melalui beasiswa dan pelatihan, penerapan pembelajaran mendalam yang diimbangi penguatan karakter, penciptaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, hingga peningkatan mutu layanan pendidikan agar lebih mudah diakses dan terjangkau.

Selain itu, dalam rangka Hari Otonomi Daerah, disampaikan pula pesan dengan tema penguatan otonomi daerah untuk mewujudkan “asta cita” melalui peningkatan kualitas pelayanan publik. Tema ini menegaskan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah demi mencapai tujuan pembangunan nasional.

Bupati Rijanto berharap seluruh arahan tersebut dapat menjadi pedoman dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan tata kelola pemerintahan daerah. Ia menekankan pentingnya mewujudkan daerah yang maju, akuntabel, dan berdaya saing.

Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran Hardiknas, pemberian penghargaan kepada pelajar berintegritas, serta deklarasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026–2027 yang mengusung prinsip transparan, objektif, berkeadilan, akuntabel, dan tanpa diskriminasi di Pendopo Sasana Adhi Praja.

Leave a Reply