Berita  

Wujudkan Standar Dunia, Masyarakat Apresiasi Kualitas Ruang Bermain Ramah Anak di Surabaya

Surabaya ( cokronews.com )— Program Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) di Surabaya ini sebenarnya menunjukkan arah kebijakan yang cukup jelas: kota sedang membangun infrastruktur sosial untuk tumbuh kembang anak, bukan sekadar infrastruktur fisik taman.

Dengan sudah tersertifikasinya empat taman besar seperti Taman Flora, Taman Cahaya, Taman Bungkul, dan Taman Sejarah, konsep ruang publiknya sudah naik kelas: dari sekadar tempat rekreasi menjadi ruang yang memenuhi standar keamanan, edukasi, dan inklusivitas.

Yang menarik, standar RBRA ini tidak sederhana. Ada banyak parameter teknis yang dipenuhi—mulai dari keamanan mainan, jarak antar fasilitas, ketersediaan ruang laktasi, akses disabilitas, sampai CCTV. Artinya, taman di Surabaya tidak lagi dibangun “asal nyaman”, tapi sudah masuk ke standarisasi layanan publik berbasis perlindungan anak.

Dampaknya juga terasa di lapangan. Testimoni dari siswa dan guru menunjukkan taman ini sudah berfungsi sebagai ruang belajar luar kelas (outing class). Ini menggeser fungsi taman dari sekadar ruang hijau menjadi bagian dari ekosistem pendidikan informal.

Menariknya lagi, daya tariknya tidak berhenti di warga kota saja—bahkan warga luar seperti Sidoarjo ikut memanfaatkan fasilitas ini. Ini menandakan RBRA Surabaya sudah punya nilai “regional attraction”, bukan hanya lokal.

Di sisi tata kelola, Pemkot Surabaya juga tidak hanya berhenti di sertifikasi. Ada sistem monitoring harian, perawatan lintas dinas, hingga keterlibatan CSR swasta. Pola ini penting karena menjaga kualitas ruang publik memang tidak bisa hanya mengandalkan satu instansi.

Kalau dibandingkan dengan program lain yang kamu kirim sebelumnya—misalnya Kemangi (Surabaya) yang fokus ke keluarga atau MBG di Malang yang fokus gizi—RBRA ini berada di sisi lain spektrum: lingkungan fisik yang mendukung tumbuh kembang anak secara sosial dan psikologis.

Kalau disatukan, ketiganya sebenarnya membentuk satu ekosistem kebijakan kota:

  • Gizi (MBG) → tubuh anak sehat
  • Keluarga (Kemangi) → emosi dan perilaku stabil
  • Ruang publik (RBRA) → lingkungan tumbuh yang aman dan edukatif

Kalau kamu mau, aku bisa bantu bikin peta besar “model kota ramah anak di Jawa Timur” dari semua berita yang kamu kirim, biar kelihatan siapa fokusnya ke apa dan di mana celahnya.