Kediri ( cokronews.com ) — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri terus mempercepat proses penempatan pedagang di Pasar Ngadiluwih. Pengundian los bagi para pedagang ditargetkan dapat dilaksanakan pada Agustus mendatang, tanpa harus menunggu proyek fisik tahap dua selesai sepenuhnya.
Kepala Disdagin Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan finalisasi data pedagang yang akan menempati pasar baru tersebut. Tahapan pencocokan data ini ditargetkan rampung pada Juli, sebelum dilanjutkan ke tahap sosialisasi dan pengundian.
“Juli finalisasi data selesai. Agustus sosialisasi bisa dilanjutkan pengundian,” ujar Tutik saat dikonfirmasi.
Menurut Tutik, pengundian lapak dapat dilakukan lebih awal karena bangunan utama los pasar sebenarnya sudah selesai berdiri. Saat ini, petugas di lapangan sedang melakukan pemetaan lokasi, pembagian petak, hingga penomoran pada los dan kios. Dengan begitu, proses administrasi penempatan pedagang bisa berjalan beriringan dengan penyelesaian fisik tahap dua.
Disdagin mencatat telah menyiapkan sekitar 700 los dan 41 kios yang disesuaikan dengan database pedagang. Selain los dan kios, area kuliner di sisi utara pasar juga akan ditata ulang. Untuk menjaga kesetaraan dan menghindari potensi gesekan antar-pedagang, pengundian lapak nantinya akan didasarkan pada zonasi jenis dagangan.
Sementara itu, untuk pembangunan tahap dua, Disdagin saat ini masih merampungkan proses tender. Pemerintah Kabupaten Kediri telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 1,9 miliar untuk menyelesaikan pekerjaan pendukung yang belum tertangani pada proyek sebelumnya, meliputi pembangunan pagar pasar, penyelesaian fasad bangunan, serta pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di dalam area pasar. Jika proses tender berjalan lancar, kontrak pekerjaan dijadwalkan ditandatangani pada awal Agustus.
Pembangunan utama Pasar Ngadiluwih sendiri dikerjakan pada tahap pertama dengan menelan anggaran sekitar Rp 29 miar, dan telah rampung pada 5 Maret 2026 setelah sempat mendapatkan perpanjangan waktu. Setelah diaudit, proyek langsung dilanjutkan ke tahap dua dengan target penyelesaian pada Oktober mendatang.
Pemkab Kediri menargetkan Pasar Ngadiluwih sudah bisa beroperasi penuh pada November hingga awal Desember 2026. “Kalau lancar semua, Oktober Insya Allah selesai. November sampai Desember awal mulai pemindahan pedagang,” pungkas Tutik.







