Kabupaten Kediri ( cokronews.com ) — Pemerintah Kabupaten Kediri bersiap melanjutkan pembangunan Pasar Ngadiluwih yang sempat terhenti. Setelah proses audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) rampung, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri mulai menyiapkan proses tender lanjutan untuk menyelesaikan sisa pekerjaan proyek tersebut.
Kepala Disdagin Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengatakan hasil audit resmi tinggal menunggu laporan keluar. Menurutnya, proses pemeriksaan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah audit BPK sudah selesai, tinggal menunggu laporan resminya. Insyaallah mudah-mudahan tidak ada permasalahan,” ujarnya.
Tutik menjelaskan, sejumlah item pekerjaan yang akan diselesaikan meliputi pembangunan pagar sisi barat, pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di area dalam pasar, hingga penyelesaian dua bagian fasad bangunan.
“Harapan Mas Bupati memang Pasar Ngadiluwih harus bisa dioperasionalkan tahun ini. Insyaallah November semua pekerjaan sudah clear dan Desember pedagang sudah pindah semuanya,” jelasnya.
Selain menyelesaikan pembangunan fisik, Disdagin juga mulai menyiapkan penempatan pedagang. Saat ini proses penomoran kios dan lapak mulai dilakukan, termasuk pematangan database pedagang untuk kebutuhan pengundian lokasi berjualan.
Tutik menuturkan, sistem undian dipilih agar pembagian tempat berlangsung adil dan menghindari gesekan antar-pedagang. Namun, pengundian akan dilakukan berdasarkan zonasi jenis dagangan.
“Pengalaman kami yang paling efektif memang undian supaya adil dan merata. Tapi undiannya per zonasi, jadi tidak campur semuanya,” katanya.
Sebagai informasi, Pasar Ngadiluwih nantinya disiapkan menampung sekitar 700 lapak dan 41 kios sesuai database pedagang. Selain itu, tersedia pula area kuliner di sisi utara pasar sebanyak 11 unit.
Pemkab Kediri berharap pasar baru tersebut dapat menjadi pusat perdagangan yang lebih ramai dan nyaman dibanding lokasi pasar sementara yang selama ini digunakan pedagang.









