Kediri ( cokronews.com )— Menjelang dimulainya musim giling 2026, suasana khidmat terlihat di lingkungan PG Meritjan Kediri. Manajemen bersama para pekerja menggelar doa bersama dan selamatan sebagai bentuk ikhtiar agar proses produksi berjalan lancar, aman, dan menghasilkan kinerja terbaik.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (13/5/2026) tersebut digelar di area pabrik dan diikuti jajaran manajemen, karyawan, hingga tokoh masyarakat sekitar. Tradisi ini menjadi agenda tahunan yang selalu dilaksanakan sebelum mesin pabrik beroperasi penuh.
General Manager PG Meritjan, Tites Agung Priyono, mengatakan selamatan dan doa bersama merupakan wujud rasa syukur sekaligus harapan agar musim giling tahun ini membawa keberkahan.
“Dengan dilaksanakan selamatan dan doa bersama ini kami berharap keberkahan selama musim giling 2026, berjalan lancar, dan bisa menghasilkan kinerja terbaik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rangkaian selamatan tidak hanya dilakukan di satu titik, tetapi juga di berbagai stasiun produksi seperti stasiun teknik dan pengolahan, stasiun gilingan, boiler, hingga area emplasemen. Hal ini menjadi bagian dari budaya kerja yang menekankan keselamatan, kebersamaan, dan kesiapan operasional.
Sementara itu, Manajer Teknik PG Meritjan, Catur Joko Prabowo, menyampaikan bahwa kesiapan mesin untuk musim giling tahun ini sudah hampir rampung. Seluruh perbaikan dan uji coba di stasiun pengolahan telah dilakukan.
“Semua pembenahan mesin di stasiun pengolahan sudah dilakukan dan sudah diuji. Kami tinggal melakukan general test untuk memastikan PG Meritjan siap giling 2026,” tegasnya.
PG Meritjan dijadwalkan mulai memasuki musim giling pada awal Juni 2026. Sebelum itu, akan digelar tradisi “manten tebu” pada 30 Mei 2026 sebagai penanda dimulainya musim produksi.
Pihak manajemen juga berharap dukungan dari masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar proses musim giling dapat berjalan lancar dan aman.
“Kami mohon doa restu kepada masyarakat sekitar dan stakeholder semoga giling 2026 berjalan lancar dan semua karyawan diberi keselamatan,” pungkas Catur.













