CokroNews KEDIRI – Staf Kepresidenan Armindo Dos Santos Soares mengecek progres pembangunan Sekolah Rakyat (SR) kemarin. Setelah melihat seluruh bagian proyek, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) tersebut menginstruksikan agar setiap hari ada progres fisik sebesar tiga persen. Dengan demikian, pada 20 Juni nanti bangunan sudah bisa dioperasikan.
Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, rombongan Armindo tiba di proyek SR sekitar pukul 13.00. Berdiskusi secara tertutup dengan rekanan dan sejumlah pejabat Pemkot Kediri, Armindo baru meninggalkan lokasi sekitar pukul 15.15.
Sayang, pria yang intens mengawal proyek strategis nasional (PSN) dan infrastruktur itu tidak bersedia memberi keterangan kepada wartawan. “Progres pembangunan SR baru 16 persen,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Kediri Imam Muttakin yang kemarin mengikuti rapat bersama rombongan staf kepresidenan.
Dengan progres itu, diakui Imam rekanan harus bekerja lebih keras lagi agar proyek bisa selesai akhir Juni nanti. “Tanggal 20 Juni seluruh bangunan ditargetkan sudah bisa dioperasionalkan,” lanjut Imam.
Jika proyek di-deadline bisa selesai 20 Juni, berarti waktu pengerjaan proyek tinggal 85 hari lagi. Karenanya, dalam pertemuan kemarin menurut Imam Armindo menginstruksikan agar setiap hari progress fisik bisa naik sekitar tiga persen.
“Ada target setiap hari harus naik 3 persen sekian supaya target 20 Juni bisa difungsikan terlaksana,” terang Imam. Tak hanya penyelesaian fisik saja. Melainkan juga untuk fasilitas pendukung SR lainnya.
Bagaimana dengan kesiapan furniture, seragam, dan kelengkapan lainnya? Imam mengaku optimistis semua bisa terpenuhi. Termasuk para siswa dan guru. Khusus untuk siswa SR dari jenjang SD, SMP, dan SMA total ada 1.080 kuota.
“Tapi sekarang kami masih menunggu juknis dari Kemensos (Kementerian Sosial),” papar Imam tentang daya tampung untuk jenjang SD, SMP, dan SMA. Demikian pula tentang pendaftaran siswa dan guru yang masih harus menunggu juknis dari Pusat.
Untuk diketahui, Armindo disambut oleh sejumlah pejabat daerah. Mulai Pj Sekretaris Daerah (Sekda) M. Ferry Djatmiko, dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lainnya.
Project Manager SR Kota Kediri Yolanda Faricha yang dikonfirmasi tentang progress fisik SR menyebut, persentase 16 persen itu terdiri dari struktur, arsitek, serta mechanical, electrical, dan plumbing (MEP).











