Berita  

Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30, Plt Wali Kota Tekankan Sinergi Pusat–Daerah dan Dampak Nyata Program

CokroNews MADIUN – Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Pemerintah Kota Madiun tahun 2026 berlangsung khidmat di halaman Balai Kota, Senin (27/4). Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun bertindak sebagai inspektur upacara dan memimpin langsung jalannya prosesi yang diikuti jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, serta tenaga pendidik.

Rangkaian upacara diawali dengan pembacaan sejarah singkat otonomi daerah yang menegaskan peran strategis desentralisasi dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Dalam amanatnya, Plt Wali Kota membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri dengan tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema tersebut menekankan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Tanpa koordinasi yang baik, tujuan pembangunan nasional tidak akan tercapai secara optimal. Karena itu, sinkronisasi dan integrasi perencanaan menjadi kunci,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penguatan otonomi daerah perlu didukung langkah strategis, mulai dari integrasi perencanaan dan penganggaran, reformasi birokrasi berbasis kinerja, penguatan kapasitas fiskal daerah, hingga kolaborasi antardaerah serta peningkatan kualitas layanan publik.

Sejalan dengan itu, Plt Wali Kota menegaskan bahwa otonomi daerah tidak hanya berbicara soal kewenangan, tetapi juga komitmen memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan visi pembangunan nasional yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Setiap program harus memiliki outcome yang jelas dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Tidak ada lagi kegiatan seremonial berlebihan, anggaran harus difokuskan pada kepentingan publik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan, di antaranya apresiasi Top BUMD Award kepada BPR Bank Daerah Kota Madiun serta penghargaan bagi Kepala Dinas Perpustakaan yang memasuki masa purna tugas sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi yang telah diberikan.

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini menjadi momentum refleksi bagi Pemerintah Kota Madiun untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, kolaboratif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Leave a Reply