Kediri (cokronews.com) —- Berdasarkan hasil pemantauan rutin dan laporan program pangan Polsek Wates Polres Kediri, budidaya tanaman uwi ungu di lahan binaan setempat menunjukkan perkembangan positif dan tumbuh dengan subur. Kapolsek Wates, AKP Agus Sudarjanto, menjelaskan bahwa pengawasan intensif dilakukan setiap hari oleh personel untuk memastikan pertumbuhan vegetatif tanaman berjalan optimal hingga masa panen tiba. Langkah taktis ini menjadi bukti dukungan nyata kepolisian terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia guna memperkuat ketahanan pangan melalui diversifikasi komoditas lokal.
Pemilihan uwi ungu sebagai produk budidaya didasarkan pada kandungan gizinya yang tinggi serta potensi nilai ekonomi yang menjanjikan bagi pasar. Selain itu, karakteristik tanaman umbi-umbian ini dinilai relatif mudah dibudayakan serta mampu beradaptasi dengan baik di berbagai kondisi lahan produktif daerah.
Sinergi Lintas Sektor untuk Pangan Alternatif
Keberhasilan optimalisasi lahan ini tidak lepas dari kerja sama yang solid antara jajaran aparat penegak hukum dan berbagai elemen pemangku kepentingan. Pihak-pihak yang terlibat aktif dalam proses penanaman hingga perawatan berkala meliputi:
- PCTA Indonesia dan Pondok Jati Diri Bangsa.
- Pemerintah Kabupaten Kediri beserta Dinas Pertanian dan Perkebunan.
- Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Wates.
- Kelompok tani lokal setempat.
Melalui pendampingan yang berkomitmen dan berkelanjutan, proyek budidaya uwi ungu ini diproyeksikan mampu menjadi percontohan (pilot project) bagi pengembangan komoditas pangan alternatif di wilayah Kabupaten Kediri, sekaligus menjadi stimulus dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani di tingkat hulu.







