Berita  

Wakil Bupati Shobih Asrori Apresiasi Para Jawara Anugerah INOPAMAS 2026

Probolinggo (cokronews.com) —- Pemerintah Kota Probolinggo terus memperkuat implementasi enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) melalui transformasi Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat secara terpadu. Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui Sosialisasi Kebijakan Posyandu 6 SPM Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) yang diinisiasi oleh Satpol PP Kota Probolinggo di Puri Manggala Bhakti Kantor Wali Kota Probolinggo, Selasa (7/7/2026).

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin, Kasatpol PP Kota Probolinggo Fathur Rozy, serta Kabid Perlindungan Masyarakat Satpol PP Provinsi Jawa Timur Muhammad Subkhan Khasaugi sebagai narasumber utama.

Kasatpol PP Kota Probolinggo, Fathur Rozy, menjelaskan bahwa posyandu kini mengalami reposisi dan tidak lagi hanya berfokus pada urusan kesehatan semata. Fasilitas ini telah bertransformasi menjadi wadah pelayanan masyarakat multisektoral yang mencakup enam bidang SPM, meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta Trantibumlinmas. Untuk itu, dibutuhkan penguatan kapasitas aparatur pemerintah, Satlinmas, hingga kader posyandu agar memahami regulasi tata laksana pelayanan yang baru ini.

Senada dengan hal itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin menegaskan bahwa pemenuhan enam SPM merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak pelayanan dasar publik. Keberhasilan program hilirisasi pelayanan ini bertumpu pada keharmonisan sinergi antarunsur terkait, di mana Linmas harus mampu menjadi kepanjangan tangan pemerintah dalam deteksi dini kebencanaan dan gangguan sosial.

Sebagai langkah konkret pendukung di bidang keamanan lingkungan, dr. Aminuddin membeberkan rencana taktis Pemkot Probolinggo yang akan mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling) serta memasang sekitar 300 unit kamera pengawas (CCTV) di titik-titik strategis wilayah kota.

“Mari kita laksanakan enam Standar Pelayanan Minimal ini dengan penuh komitmen, integritas, dan tanggung jawab demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas serta mendukung terwujudnya Probolinggo Kota Bersolek,” ajak dr. Aminuddin.

Di samping penguatan Trantibumlinmas, Wali Kota juga memaparkan rangkaian program simultan pemda dalam mengawal 6 SPM, di antaranya penuntasan Anak Tidak Sekolah (ATS), pemberian beasiswa kuliah bagi keluarga kurang mampu, optimalisasi Posyandu Lansia, hingga program pemeriksaan kesehatan gratis saban hari Minggu. Adapun sosialisasi ini diikuti secara hibrida (luring dan daring) oleh jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, Kasi Trantib, kader Posyandu, hingga ribuan anggota Satlinmas se-Kota Probolinggo.

Leave a Reply