Sidoarjo (cokronews.com) —- Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah truk tangki dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Raya Ponokawan, tepatnya di depan Toko Mas’ud, Desa Ponokawan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, pada Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Akibat insiden maut tersebut, seorang mahasiswi dilaporkan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan perawatan medis karena luka berat, sementara satu pengendara lainnya menderita luka ringan.
Berdasarkan data yang dihimpun, kecelakaan ini melibatkan satu unit truk tangki Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi S 8175 NM yang dikemudikan oleh Dhimas Adam Aryatama (20), warga Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Truk tersebut terlibat tabrakan dengan sepeda motor Honda Stylo bernomor polisi W 3755 NFV yang dikendarai oleh Aisyah Rachmaniar (23), seorang mahasiswi asal Klantingsari, Kecamatan Tarik, serta sepeda motor Honda PCX bernomor polisi S 5860 NBM yang dikemudikan Dion Putro Nurmadi (26), warga Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.
Menurut penjelasan dari petugas Lantas Polsek Krian, peristiwa bermula ketika truk tangki melaju dari arah timur ke barat, yakni dari arah Surabaya menuju Krian. Ketika tiba di lokasi kejadian, kendaraan besar tersebut diduga kehilangan kendali hingga oleng ke sebelah kanan dan langsung berpindah ke jalur yang berlawanan. Pada saat yang bersamaan, dua sepeda motor melaju dari arah berlawanan sehingga tabrakan keras tidak dapat dihindarkan.
Benturan yang keras membuat kedua pengendara sepeda motor terjatuh. Pengendara Honda Stylo, Aisyah Rachmaniar, mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan, sedangkan pengendara Honda PCX, Dion Putro Nurmadi, mengalami luka ringan. Kedua korban kemudian segera dievakuasi oleh warga sekitar dan petugas ke Rumah Sakit Anwar Medika Balongbendo guna mendapatkan penanganan medis.
Pihak kepolisian menambahkan bahwa faktor utama yang memicu kecelakaan ini diduga kuat akibat kurang hati-hatinya pengemudi truk tangki saat berkendara. Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, petugas menyatakan bahwa kondisi kendaraan, kondisi jalan, maupun faktor cuaca/alam terpantau normal dan tidak ditemukan adanya kendala yang berkontribusi terhadap insiden tersebut.
Sementara itu, Suharno (51), salah seorang warga di sekitar lokasi kejadian, mengaku terkejut saat mendengar suara benturan yang sangat keras. Begitu mendengar suara tersebut, warga langsung berhamburan keluar rumah dan mendapati para pengendara motor sudah terkapar di jalan untuk kemudian dibantu proses evakuasinya. Ia menambahkan bahwa ruas Jalan Raya Ponokawan memang tergolong sangat ramai pada pagi hari karena merupakan jalur utama penghubung Surabaya-Krian, sehingga setiap pengendara dituntut untuk lebih waspada.
Pascakejadian, anggota Polsek Krian langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas, olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti, serta menggali keterangan dari para saksi. Guna proses penyelidikan lebih lanjut, penanganan kasus kecelakaan ini kini telah dilimpahkan kepada Unit Gakkum Satlantas Polresta Sidoarjo.












