Berita  

Wakil Bupati Hadiri Peringatan 1 Suro di Desa Gadungsari Kecamatan Tirtoyudo

Malang (cokronews.com) —- Wakil Bupati Malang, Lathifah Shohib, didampingi Camat Tirtoyudo menghadiri Peringatan 1 Suro yang mengusung tema “Memetri Lestarining Budaya Jawi”. Acara yang dikemas meriah dengan pagelaran kesenian campursari dan kuda lumping ini dilangsungkan di Sanggar Kendedes Dongki, Desa Gadungsari, Kecamatan Tirtoyudo, Minggu (5/7) siang.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, Wakil Bupati yang akrab disapa Bu Nyai Lathifah tersebut menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh warga Kampung Dongki, pihak sanggar, serta panitia yang telah bekerja keras menyukseskan acara. Ia berharap ikhtiar kolektif ini menjadi amal kebaikan sekaligus warisan budaya yang terus hidup dari generasi ke generasi.

Dalam arahannya, Bu Nyai Lathifah menegaskan bahwa bulan Suro dalam tradisi masyarakat Jawa bukan sekadar pergantian penanggalan biasa. Lebih dari itu, momentum ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan perenungan, introspeksi diri, memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta, serta mempererat tali persaudaraan antar-sesama. Budaya Jawa sendiri sarat akan nilai luhur seperti andap asor, unggah-ungguh, gotong royong, serta sikap saling menghormati.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa Kabupaten Malang sangat kaya akan warisan adat istiadat dan kearifan lokal di setiap penjuru desa. Kekayaan non-benda tersebut tidak hanya berfungsi sebagai identitas daerah, melainkan juga memiliki nilai sosial yang kuat serta potensi ekonomi yang besar melalui pengembangan sektor pariwisata.

Ia pun mengaku bangga melihat kerukunan warga Kampung Dongki yang kompak menjaga kelestarian tradisi. Dirinya mengajak masyarakat untuk menjadikan budaya Jawa tidak sekadar sebagai tontonan, melainkan tuntunan dalam menyelaraskan kehidupan sehari-hari. Caranya adalah dengan mengenalkan kesenian tradisional kepada anak-anak sejak dini, mengajarkan bahasa Jawa yang santun, serta menghidupkan budaya musyawarah.

Menutup sambutannya, Bu Nyai Lathifah berpesan agar seluruh jalannya pertunjukan seni dapat berlangsung tertib, aman, dan tetap menjunjung tinggi kesantunan. Ia berharap peringatan 1 Suro ini memicu semangat kebersamaan untuk membangun Kabupaten Malang yang maju, makmur, berdaya saing, serta kokoh berakar pada nilai-nilai kearifan lokal.

Leave a Reply