Berita  

Bhakti TNI AD 2026 Resmi Dimulai di Bangkalan, Sinergi TNI dan Pemkab Percepat Pembangunan Madura

Bangkalan (cokronews.com) —- Alun-Alun Bangkalan dipadati oleh ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan pembukaan Program Bhakti TNI Angkatan Darat (AD) Tahun 2026 untuk wilayah Madura, Senin (6/7/2026). Acara pembukaan ini berlangsung meriah dengan memadukan upacara resmi, pertunjukan seni budaya, aksi sosial, hingga gelaran bazar UMKM yang mencerminkan kuatnya kemanunggalan antara TNI dan rakyat.

Hadir dalam momentum strategis tersebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, Bupati Bangkalan Lukman Hakim, jajaran Forkopimda Jawa Timur dan Bangkalan, tokoh masyarakat, serta ribuan warga Madura. Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya pawai karnaval, musik tradisional Ul Daul khas Madura, aksi rolling thunder komunitas motor custom, hingga layanan pengobatan gratis. Peresmian program ditandai secara simbolis lewat penempelan Peta Emas Jawa Timur oleh Gubernur Jatim bersama Pangdam V/Brawijaya.

Dalam amanatnya, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menegaskan bahwa Program Bhakti TNI AD Tahun 2026 ini merupakan implementasi nyata Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sekaligus bentuk pengabdian TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di Pulau Madura. Pada tahun ini, Bhakti TNI AD menargetkan sasaran pembangunan fisik dan nonfisik yang sangat komprehensif.

Untuk sasaran pembangunan fisik, TNI AD akan membangun 33 jembatan, 52 sumur bor, 20 rumah ibadah, rehabilitasi 12 sekolah dan 4 panti asuhan, serta merenovasi 400 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) beserta fasilitas MCK. Sementara untuk sasaran nonfisik meliputi operasi katarak bagi 313 orang, operasi bibir sumbing, khitanan massal untuk 300 anak, donor darah 1.000 kantong, bakti lingkungan lewat penanaman 2.000 pohon trembesi di 200 titik, hingga pembagian 23 kaki palsu dan 124 kursi roda. Pangdam berharap seluruh program ini tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ikut menekankan bahwa Bhakti TNI AD merupakan wadah konkret untuk memperkuat sinergi, kolaborasi, dan semangat gotong royong lintas sektor guna mempercepat pembangunan daerah. Senada dengan hal tersebut, Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kepercayaan yang diberikan kepada wilayah Madura, khususnya Kabupaten Bangkalan, sebagai pusat pelaksanaan program. Lukman menilai program ini sangat membantu pemerintah daerah dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat dan mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan.

Leave a Reply