TNI AD Hadir Bawa Harapan untuk Anak Panti di Ponorogo yang Tempati Bangunan Tak Layak Huni

CokroNews PONOROGO – Setelah hampir dua tahun berada dalam kondisi bangunan yang rapuh dan tidak layak huni, Panti Asuhan Kanzul Huda di Ponorogo akhirnya mendapatkan bantuan renovasi dari TNI AD.

Di balik tembok yang retak dan atap yang kian rapuh, anak-anak Panti Asuhan Kanzul Huda, di Desa Gundik, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jatim tetap bertahan menjalani hari-hari mereka dengan segala keterbatasan. 

Kamar yang pernah dikosongkan karena berisiko, dapur yang jauh dari kata layak, hingga ruang-ruang sederhana yang menjadi saksi tumbuhnya harapan.

Semua itu kini perlahan berubah, saat TNI AD hadir, melalui karya bakti, membawa secercah harapan baru bagi masa depan mereka. Renovasi dimulai, Jumat (17/4/2026). 

Komandan Korem (Danrem) 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ), Kolonel Arm Untoro hadir dalam groundbreaking renovasi. Sejumlah anak panti asuhan Kanzul Huda tersenyum semringah.

Bangunan mereka yang selama 1,5 tahun rapuh kini bakal lebih baik dengan campur tangan TNI AD. Groundbreaking ditandai dengan Danrem 081/DSJ, Kolenel Arm Untoro memasang batako.

Dilanjutkan dengan Dandim 0802 Ponorogo Letkol Arh Farauk juga memasang batako. Pertanda bahwa bangunan yang dulunya nyaris roboh bakal dibangun.

“Renovas ini adalah yang ditunggu anak-anak,” ungkap Ketua Yayasan Panti Asuhan Kanzul Huda, Ahmad Farid, Jumat (17/4/2026) kepada Tribunjatim.com.

Dia menjelaskan bahwa Panti Asuhan Kanzul Huda terdiri dari 2 bangunan. Bangunan pertama adalah asrama putra. Dam yang kedua bangunan asrama putri.

“Memang terpisah antara asrama putra dan putri. Hanya saja, sudah 1.5 tahun yang putri harus tinggal dengan pengurus. Karena bangunannya lapuk,” tegasnya.

Ahmad menjelaskan bahwa dulu sebelum bangunan ini dikosongkan, merupakan asrama dengan 3 kamar. Namun sudah 1 tahun 6 bilan dikosongkan.

“Adalah 1,5 tahun nyaris 2 tahun memang sengaja kami kosongkan karena sudah tidak memungkinkan. Bangunan yang sudah lapuk dan berisiko ketika dihuni oleh anak-anak kita akhirnya untuk anak-anak kita jadikan 1, sementara di sebelah ujung paling selatan sekali lagi,“ urainya.

Ahmad menyatakan dengan adanya bantuan ini, setidaknya sesuai rencana hingga akhir Mei nanti, anak-anak bisa kembali menempati. Tentu dengan bangunan yang lebih layak.

Danrem 081/DSJ, Kolenel Arm Untoro mengaku bahwa kegiatan renovasi Panti Asuhan merupakan Program Karya Bakti TNI AD.

“Sesuai perintah bapak kasat AD, Kita (Korem 081) menyelenggarakan karya bakti TNI AD. Berupa rehab atau renovasi panti asuhan seluruh Indonesia,” terangnya.

Korem 081/DSJ dalam renovasi 2026 ini memilih panti asuhan di Ponorogo. Di yayasan Kanzul Huda. Tahun 2025 lalu hal yang sama dilakukan di Kabupaten Pacitan

“Perintah kasat kita membantu hadir dimana ada kesulitan masyarakat yang membutuhkan bantuan kita hadir. TNI AD hadir,” terang Kolenel Arm Untoro.

Kolenel Arm Untoro menjelaskan memang yak mampu menjangkau seluruh panti asuhan di wilayah Korem 081/DSJ. Namun, setidaknya mengurangi.

Untuk renovasi di Panti Asuhan Kanzul Huda ada beberapa sasaran. Pertama adalah kamar tidur, dapur serta kamar mandi dan teras.

Terakhir, Kolenel Arm Untoro berharap saat renovasi panti asuhan bisa diberikan keselamatan. Pun jika ada pihak yang ingi membantu dipersilahkan.

Leave a Reply