CokroNews Kediri – Tiga hari jelang Hari Raya Idul Fitri, arus lalu lintas di Kota Kediri semakin padat. Di sejumlah jalan protokol dalam kota, kendaraan hanya bisa melaju dengan sangat pelan. Di beberapa titik keramaian, seperti di dekat pusat perbelanjaan, arus kendaraan juga tersendat.
Terkait kepadatan lalu lintas di Kota Kediri, Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan, peningkatan volume kendaraan sudah terjadi sejak Minggu (15/3) lalu. Adapun kemarin, menurutnya lalu lintas kendaraan juga padat. Peningkatan volume kendaraan dibanding hari-hari biasa mencapai 50 persen.
Adapun untuk H-2 Idul Fitri atau hari ini, volume kendaraan diprediksi kembali meningkat hingga 60 persen. Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, kepadatan lalu lintas terutama terjadi di jalan pusat kota. Mulai dari Jl PK Bangsa, Jl Airlangga, Jl Hayam Wuruk, hingga Jl Brawijaya.
Kemacetan lalu lintas sering terjadi saat ada kereta melintas. Antrean kendaraan panjang pun tak terhindarkan. Kepadatan lalu lintas juga terjadi di Jl Dhoho yang merupakan pusat pertokoan. Banyaknya masyarakat yang berbelanja di area tersebut membuat kendaraan hanya bisa melaju pelan dan tersendat.
Pemandangan yang sama terjadi di Jl Hasanudin. Kepadatan terjadi di dekat Kediri Town Square. “Ada empat titik yang mengalami kepadatan. Mulai dari Jalan Dhoho, Jalan Hayam Wuruk hingga Jalan Brawijaya. (Jalan Hasanudin, Red) ramai tapi terpantau tidak sepadat Jalan Hayam Wuruk,” terang Yudho.
Untuk mengurai kemacetan di beberapa titik dalam kota, Yudho menyebut pihaknya menempatkan personel di beberapa titik krusial itu. Selain mengatur lalu lintas, mereka juga mengurai kemacetan.













