Bondowoso (cokronews.com) —- Pemerintah Kabupaten Bondowoso resmi menggandeng Koperasi Peternakan Solidaritas Indonesia (KPSI) untuk memperkuat pilar ekonomi peternak rakyat. Sinergi strategis ini diwujudkan melalui peluncuran program penguatan ekonomi berbasis koperasi modern serta penyaluran stimulan berupa 20.000 bibit ayam atau Day Old Chick (DOC) kepada masyarakat. Prosesi peluncuran tersebut dilangsungkan di Pendopo Raden Bagus Assra pada Selasa (9/6/2026).
Agenda ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i, didampingi jajaran kepala dinas terkait, di antaranya Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Kepala Diskoperindag, serta Kepala Diskominfo Kabupaten Bondowoso. Kehadiran para pemangku kebijakan ini menegaskan komitmen lintas sektor pemerintah daerah dalam mengawal keberhasilan program dari hulu hingga ke hilir.
Ekosistem Koperasi Modern dan Jaminan Pasar
Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Safi’i, menegaskan bahwa sektor peternakan sejauh ini tetap menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. Di tengah dinamika tantangan global maupun lokal, penerapan model koperasi yang profesional, transparan, dan berkelanjutan dinilai menjadi solusi konkret untuk mendorong ekonomi kerakyatan. Melalui wadah koperasi modern ini, para peternak akan mendapatkan kepastian dukungan permodalan, pendampingan usaha intensif, pengadaan pakan efisien, hingga akses pemasaran yang lebih luas.
Ketua Pusat KPSI, Kunti Nur Aini, menambahkan bahwa KPSI hadir dengan membawa skema pengelolaan modern yang memangkas berbagai kendala klasik peternak tradisional. Koperasi memberikan kemudahan penyediaan modal pakan, bibit berkualitas, hingga jaminan obat-obatan. Dengan adanya ekosistem yang terintegrasi ini, peternak dapat fokus penuh pada proses pemeliharaan dan peningkatan kualitas hasil ternak tanpa perlu mencemaskan fluktuasi biaya produksi.
Target Ekspansi Wilayah dan Penyaluran Bibit
Dalam peluncuran perdana di wilayah berjuluk Kota Tape ini, KPSI bersama pemerintah daerah langsung menargetkan peta jalan ekspansi yang terukur untuk mendongkrak pendapatan keluarga, khususnya di kawasan sub-urban.
Berikut adalah rincian target operasi dan capaian tahap awal program KPSI di Bondowoso:
- Penyaluran Tahap I: Distribusi total 20.000 ekor DOC (bibit ayam) kepada anggota peternak yang telah lolos proses verifikasi.
- Target Garapan: Menjangkau sedikitnya 50 persen kecamatan di Kabupaten Bondowoso dalam kurun waktu 10 bulan ke depan.
- Fokus Alokasi: Memprioritaskan wilayah pinggiran atau sub-urban yang membutuhkan intervensi ekonomi dan sumber pendapatan tambahan.
Ketua DPD KPSI Bondowoso, Yudikatif Jarot, berpesan agar seluruh masyarakat penerima manfaat dapat menjaga amanah bantuan ini dengan menerapkan regulasi pemeliharaan yang ketat dan disiplin tinggi. Melalui peresmian operasional KPSI ini, Pemkab Bondowoso menaruh harapan besar agar sektor peternakan daerah dapat bertransformasi menjadi lebih modern, sekaligus menjadi role model nasional dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis koperasi.







