Berita  

Bupati Malang Buka Kejurcab IV Pagar Nusa, Dorong Lahirnya Pendekar Berkarakter Aswaja

Malang (cokronews.com) —- Bupati Malang, Sanusi, secara resmi membuka jalannya kompetisi Kejuaraan Cabang (Kejurcab) IV Pagar Nusa Kabupaten Malang yang dipusatkan di MI Miftahul Huda, Kecamatan Jabung, Jumat (10/7/2026). Agenda rutin ini digelar sebagai panggung strategis untuk pembinaan atlet catur bela diri sekaligus penguatan simpul kaderisasi dalam mencetak pesilat yang sarat prestasi dan berakhlak mulia.

Prosesi pembukaan kejuaraan ini berlangsung meriah dengan dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Malang, Muspika Kecamatan Jabung, Kepala MI Miftahul Huda, Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang, Ketua Panitia Pelaksana, serta Ketua Harian Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Malang.

Dalam arahannya, Bupati Sanusi menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada keluarga besar Pagar Nusa Kabupaten Malang yang dinilai konsisten merawat kesinambungan kompetisi. Ajang ini menjadi wadah positif bagi pengembangan bakat sekaligus instrumen pembentukan karakter luhur generasi muda bangsa. Menurut Bupati, Pagar Nusa memiliki karakteristik yang istimewa karena tidak hanya menempa fisik anggotanya dengan ketangkasan ilmu bela diri, melainkan juga menanamkan ideologi kepribadian Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), seperti kepatuhan adab kepada guru, rasa hormat kepada orang tua, serta pengabdian total bagi agama dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bupati Sanusi juga memberikan petuah mendalam kepada ratusan pendekar muda yang hadir agar senantiasa merawat keseimbangan antara penguasaan ilmu fisik dan ketebalan iman. Mengutip khazanah dalil suci, ia mengingatkan bahwa derajat manusia yang beriman dan berilmu akan ditinggikan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, para santri Pagar Nusa diharapkan terus mengasah kapasitas diri agar bertumbuh menjadi pribadi yang membawa kemaslahatan nyata bagi masyarakat luas, selaras dengan prinsip universal Khairunnas Anfa’uhum Linnas (sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain).

Pemerintah Kabupaten Malang menegaskan komitmen penuh untuk menyokong kemajuan dunia olahraga, khususnya pencak silat yang telah diakui secara global oleh UNESCO sebagai warisan budaya tak benda asli Indonesia. Melalui gelaran Kejurcab IV Pagar Nusa ini, diharapkan lahir embrio atlet berprestasi tinggi yang memiliki mentalitas tangguh, tawaduk, tawakal, dan bertakwa. Pemukulan gong secara simbolis oleh Bupati Sanusi bersama para tamu kehormatan menandai resmi dimulainya laga tanding para kader pesilat dari seluruh penjuru Kabupaten Malang.

Leave a Reply