Probolinggo (cokronews.com) —- Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo terus bergerak memacu peningkatan kompetensi tenaga pendidik di era digital. Langkah tersebut diwujudkan melalui gelaran Workshop Guru Mengajar 2026 berupa pelatihan robotika yang dilaksanakan di Aula Pustakaloka Dispersip Kabupaten Probolinggo, Selasa (7/7/2026).
Agenda ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo, Ulfiningtyas, dengan didampingi oleh Analis Kebijakan Muda Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo, Massajo. Adapun peserta pelatihan ini diikuti oleh 20 guru pilihan, yang terdiri dari 10 guru SD dan 10 guru SMP dari berbagai lembaga sekolah di wilayah Kabupaten Probolinggo.
Selama pelaksanaan workshop, para peserta digembleng dengan berbagai materi teknologi modern. Mulai dari pengenalan konsep visual programming menggunakan Scratch, integrasi Scratch dengan LEGO WeDo, teknik pembuatan permainan interaktif yang dikendalikan oleh robot, hingga pengembangan media pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts and Mathematics) untuk diterapkan langsung di dalam kelas.
Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo, Ulfiningtyas, menegaskan bahwa transformasi dan pengembangan kualitas pendidikan harus diinisiasi oleh para guru yang memiliki spirit belajar tinggi serta adaptif terhadap perkembangan teknologi. Melalui lokakarya ini, guru-guru difasilitasi untuk mendapatkan pengalaman nyata dalam merancang metode pembelajaran interaktif yang memadukan coding dan robotika sebagai media ajar yang kreatif serta menyenangkan.
Pelatihan robotika ini sendiri merupakan buah kolaborasi strategis antara Robotku School dengan Dispersip Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini sekaligus menjadi komitmen bersama dalam mendongkrak kompetensi guru menghadapi tantangan mengajar di era digital. Ulfiningtyas berharap seluruh peserta bisa segera mengimplementasikan dan mereplikasi ilmu robotika tersebut di sekolah masing-masing agar dampak positifnya bisa dirasakan secara luas oleh para siswa.
Di samping itu, kelas robotika ini rupanya menjadi salah satu program unggulan dalam payung Sekolah Literasi yang dikembangkan oleh Dispersip Kabupaten Probolinggo. Program ini telah berjalan konsisten sebagai bagian dari upaya memperluas cakupan literasi digital serta mengenalkan teknologi kepada masyarakat, khususnya generasi pelajar. Melalui workshop ini, Dispersip berharap para guru mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar-mengajar demi melejitkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis peserta didik di Kabupaten Probolinggo.







