Kediri (cokronews.com) —- Suasana meriah menyelimuti halaman Balai Kota Kediri pada Selasa (16/6/2026). Sebanyak 2.000 santri dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), TPA, dan Madrasah Diniyah se-Kota Kediri berkumpul untuk mengikuti Pawai Ta’aruf dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Acara yang mengambil titik start dan finish di Balai Kota Kediri ini mengusung tema “Semangat Hijrah, Rajut Ukhuwah, Wujudkan Generasi Berakhlak Mulia”.
Para peserta yang terbagi dalam 75 grup tampak sangat antusias sepanjang acara. Mereka berjalan kompak mengenakan berbagai macam kostum islami yang unik, lengkap dengan atribut kreatif yang mencerminkan semangat persaudaraan.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, yang hadir langsung melepas rombongan pawai, mengajak para santri untuk menjadikan momen Tahun Baru Islam ini sebagai sarana meneladani perjuangan hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah.
“Hari ini bukan sekadar jalan keliling kota, tetapi kita sedang belajar meneladani hijrah Rasulullah SAW. Hijrah berarti berusaha menjadi lebih baik dari hari kemarin,” ujar Vinanda.
Perempuan yang akrab disapa Mbak Wali ini juga mengingatkan para peserta untuk tetap tertib di jalanan dan selalu mematuhi arahan dari guru pendamping. Ia berharap lewat momen ini, anak-anak bisa semakin rajin mengaji dan terus menjaga silaturahmi, meskipun berasal dari lembaga pendidikan yang berbeda.
Menurut Vinanda, pergantian tahun Hijriah harus dijadikan waktu yang pas untuk melakukan muhasabah atau introspeksi diri, baik dalam meningkatkan kualitas ibadah maupun memperkuat kepedulian sosial.
“Hijrah yang paling penting adalah hijrah hati, dari rasa malas menjadi semangat, dari perpecahan menjadi persatuan, dan dari sikap saling menyalahkan menjadi saling mendoakan serta menguatkan,” tambahnya.
Mbak Wali mengaku optimistis bahwa bekal pendidikan Al-Qur’an dan Madrasah Diniyah ke depan akan melahirkan generasi muda Kota Kediri yang tidak cuma cerdas secara ilmu pengetahuan, tapi juga punya iman dan akhlak yang kokoh.
Di akhir acara, ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PCNU Kota Kediri, FKPQ, FKDT, serta seluruh guru, ustaz, dan ustazah yang selama ini telaten membimbing anak-anak.
“Yang panjenengan lakukan hari ini merupakan investasi besar bagi masa depan Kota Kediri,” pungkasnya.













