Kediri ( cokronews.com )— Jejak peradaban masa lampau kembali terungkap di wilayah Kota Kediri. Kali ini, sebuah Arca Dwarapala beserta sejumlah fragmen batuan ditemukan di area kebun milik warga di Lingkungan Balekambang, Kelurahan Blabak, tak jauh dari kawasan Sumber Cakarwesi.
Temuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh komunitas sejarah setempat. Setelah dilakukan penelusuran, pemilik lahan diketahui telah lebih dulu menyimpan bagian kepala arca yang ditemukan beberapa tahun sebelumnya tanpa mengetahui nilai sejarahnya.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priambodo, membenarkan adanya temuan tersebut. Pihaknya telah meninjau lokasi dan mengamankan sejumlah fragmen untuk ditindaklanjuti.
“Staf kami sudah ke sana. Fragmen atau pecahan-pecahan batu sudah dibawa ke museum,” ujar Bambang.
Sementara itu, Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Kebudayaan Disbudparpora Kota Kediri, Endah Setyowati, menjelaskan bahwa sebagian temuan telah dikumpulkan oleh pemilik lahan di satu titik karena sebelumnya tidak mengetahui bahwa benda tersebut merupakan bagian dari peninggalan sejarah.
Dari hasil penelusuran, selain kepala arca, juga ditemukan fragmen lain seperti bagian rambut Dwarapala, pecahan gada, serta potongan keramik. Temuan tersebut kini telah diamankan di Museum Airlangga Kota Kediri.
“Kelihatannya batunya berbeda antara fragmen gada dwarapala dan rambutnya, sehingga kemungkinan di sana ada arca besar,” ungkap Endah.
Selain itu, di lokasi yang sama juga ditemukan bekas batu bata merah berukuran besar yang diduga pernah menjadi bagian dari struktur bangunan kuno, namun sebagian telah diambil warga untuk material urugan.
Berdasarkan kajian awal, fragmen tersebut diperkirakan berasal dari masa akhir Kerajaan Majapahit, dilihat dari karakter dan motif batuan yang ditemukan.
Endah menambahkan, keberadaan Arca Dwarapala mengindikasikan kemungkinan adanya kompleks bangunan suci di kawasan tersebut pada masa lampau. Namun, dugaan itu masih perlu penelitian lebih lanjut.
“Di situ memang dekat dengan Sumber Cakarwesi dan masuk alirannya. Jadi diperkirakan dulu bisa jadi ada candi di situ karena ada Dwarapala, tapi itu masih perkiraan awal,” jelasnya.
Pihak Disbudparpora Kota Kediri berharap temuan ini dapat membuka kembali jejak sejarah yang mungkin masih tersimpan di kawasan tersebut, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melaporkan setiap temuan benda purbakala kepada pihak berwenang.













