CokroNews BLITAR – Pemerintah Kota Blitar Kembali memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis data melalui Sosialisasi Program Kelurahan Cinta Statistik (Cantik), di ruang ISC, Diskominfotik Kota Blitar, Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesiapan kelurahan dalam mengelola data secara akurat, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Kepala BPS Kota Blitar, Hanung Pramusito menyampaikan program Kelurahan Cantik dihadirkan untuk meningkatkan kapasitas aparatur kelurahan dalam mengelola dan memanfaatkan data pembangunan. Tahun ini, tiga kelurahan yakni Kelurahan Bendo, Tanggung, dan Ngadirejo akan didampingi secara intensif selama empat bulan ke depan.
“Menjelang monitoring dan penilaian, kami melakukan sosialisasi kepada seluruh kelurahan. Program ini bertujuan agar perencanaan pembangunan di tingkat kelurahan dapat dilakukan lebih tepat sasaran berbasis data yang akurat,” ungkapnya.
Hanung menilai masing-masing kelurahan memiliki potensi unggulan yang akan dikembangkan berbasis data. Kelurahan Tanggung dikenal sebagai sentra kerajinan kayu dan produksi kendang, Ngadirejo memiliki sektor pertanian yang luas dan produktif, sementara Bendo berkembang sebagai kawasan padat dengan pertumbuhan usaha mikro yang pesat.
“Sejak 2023 hingga 2026, sebanyak 10 kelurahan di Kota Blitar telah mengikuti pembinaan program ini. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem data yang kuat,” ujarnya.
Hanung menambahkan melalui program ini, pemerintah tidak hanya meningkatkan kualitas data. Namun juga mendorong transparansi informasi dan kemudahan akses data bagi masyarakat. Data yang terkelola dengan baik diharapkan mampu menghubungkan berbagai program lintas sektor, sehingga intervensi pemerintah lebih tepat sasaran.













