Kediri ( cokronews.com )— Turnamen bola basket 3×3 bertajuk Kelud Basketball resmi digelar di SDN Satak 1, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, pada Senin (11/5/2026). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur, mulai dari tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga kategori umum.
Ajang ini menjadi salah satu upaya pengembangan olahraga basket hingga ke wilayah pedesaan, khususnya di kawasan lereng Gunung Kelud. Pada hari pertama, pertandingan difokuskan untuk kategori SD hingga babak semifinal. Sementara itu, kategori SMP dijadwalkan pada hari kedua, dan kategori umum serta partai final akan digelar pada hari terakhir.
Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Kediri, Miftahul Ulum, mengatakan turnamen ini sengaja digelar di wilayah lereng Kelud agar olahraga basket lebih dikenal luas oleh masyarakat, termasuk di desa-desa.
Ia menjelaskan bahwa basket kini tidak lagi identik sebagai olahraga perkotaan, karena perlengkapannya sudah lebih mudah dijangkau. Melalui kegiatan ini, Perbasi ingin membuka kesempatan bagi semua kalangan untuk mengenal dan menekuni olahraga tersebut.
Fokus utama kegiatan ini adalah pembinaan atlet usia dini, terutama dari tingkat SD dan SMP. Menurut Miftahul, pembinaan sejak usia sekolah dasar dinilai lebih efektif dibandingkan dimulai pada usia yang lebih tinggi.
Turnamen 3×3 Kelud Basketball ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah sebelumnya digelar pada tahun 2024 di SDN Gadungan 4. Pemilihan SDN Satak 1 sebagai lokasi kegiatan juga tidak lepas dari semangat gotong royong masyarakat dalam membangun fasilitas lapangan basket di sekolah tersebut.
Antusiasme peserta terlihat tinggi dengan sekitar 63 tim kategori SD yang berasal dari berbagai daerah seperti Kabupaten Kediri, Kota Kediri, Tulungagung, Blitar, Nganjuk, Jombang, hingga Surabaya. Sementara itu, kategori SMP juga diikuti peserta dari luar daerah seperti Malang dan Tuban.
Ketua DPD Perbasi Jawa Timur, Grace Evi Ekawati, turut memberikan motivasi kepada para peserta agar terus percaya diri dalam mengembangkan kemampuan di dunia basket. Ia menegaskan bahwa keberhasilan hanya ditentukan oleh kemauan untuk berusaha.
Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata, mengapresiasi pelaksanaan turnamen ini. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu memperluas pembinaan olahraga hingga ke masyarakat akar rumput dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan.











