Kediri ( cokronews.com )— Festival Kuno-Kini 2026 di Kabupaten Kediri tidak hanya menghadirkan hiburan dan bazar UMKM. Sejumlah instansi pemerintah juga membuka stan pelayanan khusus guna memudahkan masyarakat mengurus berbagai kebutuhan administrasi secara langsung di lokasi acara.
Salah satunya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kediri yang membuka layanan administrasi kependudukan selama pelaksanaan festival di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG) mulai 14 hingga 24 Mei 2026.
Kepala Dispendukcapil Kabupaten Kediri melalui Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Ongky Asep Satuhu, mengatakan masyarakat dapat mengurus berbagai dokumen seperti Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), hingga KTP elektronik secara langsung di stan pelayanan.
“Pelayanan adminduk dibuka selama festival berlangsung, mulai 14 sampai 24 Mei,” ujarnya.
Menurut Ongky, masyarakat bisa memanfaatkan layanan tersebut sambil menikmati suasana festival, berbelanja di stan UMKM, maupun menyaksikan hiburan yang tersedia.
“Nanti setelah dokumen selesai diproses, warga bisa langsung mengambil dan membawanya pulang,” tambahnya.
Untuk pengurusan dokumen, masyarakat diminta membawa persyaratan yang diperlukan. Pengajuan KTP elektronik wajib membawa KTP lama, sedangkan pengurusan KIA dan KK juga harus menyertakan dokumen sebelumnya.
Dispendukcapil juga menyarankan warga membawa dokumen pendukung lain seperti ijazah terbaru anak, akta nikah, maupun dokumen pribadi lainnya guna mengantisipasi kebutuhan administrasi tambahan.
“Kami imbau masyarakat membawa berkas lengkap dan bila perlu sudah difotokopi agar proses pelayanan lebih cepat,” jelas Ongky.
Khusus pengurusan KTP elektronik rusak, warga wajib membawa kartu yang rusak. Sedangkan KTP hilang harus disertai surat kehilangan dari kepolisian. Untuk pengurusan KIA, masyarakat diminta membawa foto terbaru anak beserta KIA lama.
Sementara itu, bagi warga yang ingin melakukan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), cukup membawa telepon genggam dan mengetahui nomor induk kependudukan (NIK).
Dispendukcapil memastikan ketersediaan blangko dokumen masih aman. Namun, pelayanan tetap dibatasi kuota harian agar proses berjalan maksimal.
“Tahun lalu rata-rata sekitar 30 pemohon per hari. Tahun ini kemungkinan meningkat, sehingga masyarakat diimbau datang lebih awal agar bisa terlayani,” paparnya.
Festival Kuno-Kini 2026 sendiri akan berlangsung selama sepuluh hari dengan menghadirkan ratusan stan kuliner dan nonkuliner, hiburan musik, workshop, hingga berbagai lomba kreatif. Selain Dispendukcapil, sejumlah instansi lain juga membuka stan pelayanan seperti Dinas Pendidikan, Disparbud, Disdagin, Dinas Perikanan, Bank Indonesia, BRI, DPRD Kabupaten Kediri, hingga Bulog Cabang Kediri.











