Wajak ( cokronews.com ) —– Wakil Bupati Malang Dra. Hj Lathifah Shohib memberangkatkan Peserta Bakti Sosial Trail Adventure berlokasikan di Desa Dadapan Kecamatan Wajak, Minggu (25/1) pagi. Kegiatan Trail Adventur yang diselenggarakan oleh Komunitas Mbah Mertojoyo Trail Adventure dalam rangka bakti sosial Pembangunan Tempat Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Al Hidayah Desa Dadapan Kecamatan Wajak.
Wakil Bupati Malang menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan anggota Komunitas Mbah Mertojoyo Trail Adventure yang telah menginisiasi kegiatan sosial kemanusiaan pada kesempatan ini.
“Mudah-mudahan aksi sosial berupa pembangunan rumah ibadah ini dapat memberikan manfaat sekaligus memupuk rasa kebersamaan, kepedulian, persaudaraan dan silaturahmi antara seluruh anggota komunitas juga seluruh lapisan masyarakat khususnya di TPQ Al-Hidayah, Desa Dadapan, Kecamatan Wajak,” tutur Wakil Bupati Malang
Kegiatan bakti sosial ini adalah contoh nyata bahwa kepedulian tidak selalu lahir dari ruang-ruang formal. Justru sering kali, kepedulian tumbuh dari komunitas, dari persaudaraan, dan dari hobi yang disatukan oleh semangat berbagi.
“Komunitas Mbah Mertojoyo Trail Adventure hari ini membuktikan bahwa Trail Adventure bukan hanya soal menaklukkan medan, tetapi juga tentang menapaki jalan pengabdian,” jelas Wakil Bupati Malang
Lebih lanjut disampaikan Wakil Bupati Malang bahwa keberadaan TPQ Al-Hidayah, memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, yakni untuk menanamkan nilai keimanan, akhlak, dan kebersamaan sejak dini. Pembangunan dan pengembangan TPQ bukan semata membangun fisik bangunan, tetapi membangun fondasi moral dan spiritual anak-anak kita.
Pendidikan keagamaan di tingkat akar rumput memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta rasa cinta terhadap lingkungan dan sesama. Inilah bekal penting bagi anak-anak kita agar kelak mampu tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak, mandiri, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Wakil Bupati Malang berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas-komunitas lain, bahwa kontribusi untuk pembangunan daerah bisa dilakukan dengan cara apa pun, selama dilandasi keikhlasan dan semangat kebersamaan.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud apabila masyarakat, komunitas, dan pemerintah berjalan seiring, saling menguatkan, dan saling melengkapi,” pungkas Wakil Bupati Malang













