CokronNews KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur memberikan pendampingan maksimal bagi dua anak di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri yang diduga menjadi korban kekerasan agar kondisi psikis mereka bisa pulih.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengatakan pemkot melakukan beberapa upaya sebagai langkah penanganan.
Wali Kota mengungkapkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait telah berkoordinasi dengan Yayasan Sahhala Kota Kediri untuk tempat tinggal sementara kedua anak.
Sementara Ketua Yayasan Sahhala Kota Kediri, Ulya mengatakan di tempat ini anak-anak bisa bermain dan juga ada taman baca. Selain itu di pagi hari mereka diikutkan sekolah ditambah dengan kegiatan mendongeng dan berkebun.
Kasus itu terkait dengan temuan balita laki-laki yang meninggal dunia di Kelurahan Ngronggo, Kota Kediri, pada Rabu (15/4). Balita berusia empat tahun itu meninggal dunia dengan sejumlah luka memar di tubuhnya.
Saat kejadian korban tinggal bersama sang nenek, sedangkan orang tuanya bekerja. Polres Kediri Kota saat ini masih menangani kasus tersebut. Polisi memeriksa sejumlah saksi termasuk nenek serta orang tua balita tersebut.
Korban merupakan satu dari tiga bersaudara yang dibawa sang ibu dari Kalimantan sekitar satu tahun lalu. Ibu korban, HY menikah lagi dengan ayah tiri mereka, WT.













