Kediri ( cokronews.coom )—– Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau lokasi pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) Ksatria Joyoboyo di Desa Banaran, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri. Markas baru tersebut ditargetkan mulai ditempati sekitar 600 prajurit pada Juli mendatang untuk mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kediri Raya.
Yonif TP Ksatria Joyoboyo merupakan satuan baru TNI AD yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2025. Berbeda dengan batalyon infanteri biasa, Yonif TP memiliki tugas ganda, yakni kemampuan tempur sekaligus mendukung ketahanan pangan dan pembangunan ekonomi daerah.
Menurut Rudy Saladin, Yonif TP di Desa Banaran termasuk dalam tahap keempat pembangunan bersama 13 Yonif TP lainnya dan tiga Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP). Di wilayah Kodam V/Brawijaya sendiri, sejumlah Yonif TP pada tahap pertama hingga ketiga sudah mulai dibangun di beberapa daerah seperti Bangkalan, Probolinggo, Bojonegoro, Tulungagung, Nganjuk, Jombang, Pacitan, dan Sumenep.
Lokasi di Desa Banaran dinilai memenuhi seluruh persyaratan, mulai dari luas lahan hingga aspek geografis, sosial, budaya, dan ekonomi. Total lahan yang disiapkan mencapai 79,8 hektare.
Pada tahap awal, pembangunan akan meliputi empat barak, lima rumah PVC tipe 45, gudang MKK, dapur, dan aula serbaguna. Pembangunan dilakukan secara bertahap agar pasukan dapat segera menempati markas sambil menunggu penyelesaian sarana dan prasarana lainnya.
Keberadaan sekitar 600 personel TNI diharapkan turut menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar. Dengan estimasi pengeluaran Rp5 juta per orang setiap bulan, perputaran uang di wilayah Kandangan diperkirakan mencapai Rp3 miliar per bulan.
Peninjauan tersebut juga dihadiri jajaran Forkopimda Kediri, di antaranya Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, serta Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah. Pembangunan markas dijadwalkan mulai berlangsung pada Mei mendatang.







