Kediri ( cokronews.com )—– Pelaksanaan Job Fair 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di Convention Hall Simpang Lima Gumul memasuki hari kedua pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut masih dipadati pencari kerja dari berbagai daerah.
Selain menyediakan ribuan lowongan kerja, job fair ini juga menghadirkan berbagai agenda pendukung seperti talkshow dunia kerja, serta informasi peluang magang dan kerja ke Jepang.
Kepala Disnaker Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, mengatakan job fair tidak hanya menjadi ajang mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja, tetapi juga sebagai wadah mencari solusi atas tantangan ketenagakerjaan.
“Bukan sekadar mempertemukan, tapi juga memberikan informasi lowongan yang akurat langsung dari perusahaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, banyak perusahaan saat ini kesulitan mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi yang diharapkan. Karena itu, kegiatan ini juga bertujuan mempertemukan kebutuhan industri dengan talenta yang tepat.
Pada hari kedua, Disnaker juga menggelar talkshow bersama lembaga pelatihan kerja yang membahas peluang kerja dan magang ke Jepang. Kegiatan ini diharapkan dapat membuka wawasan pelajar dan pencari kerja terkait kebutuhan dunia kerja global.
“Nilai akademis saja tidak cukup, harus dibarengi skill sesuai kebutuhan perusahaan,” jelas Ibnu.
Salah satu pemateri, Owner LPK Yagai Gakkou, Nur Fiter, menyebutkan bahwa peluang kerja di Jepang saat ini terbuka lebar bagi tenaga kerja Indonesia, dengan sekitar 1,23 juta lowongan untuk pekerja asing.
Ia juga menjelaskan bahwa program magang dan kerja ke Jepang menawarkan berbagai fasilitas, seperti subsidi biaya, tiket pesawat, hingga pendampingan selama bekerja.
“Ada pembimbingan selama tiga tahun di Jepang, termasuk orang tua asuh sebagai pendamping,” katanya.
Program tersebut diperuntukkan bagi laki-laki dan perempuan usia 18–25 tahun lulusan SMA/SMK dengan syarat kesehatan dan fisik tertentu.
Selain peluang luar negeri, sejumlah perusahaan lokal juga membuka lowongan pekerjaan. Salah satunya Fave Hotel Kediri yang membuka empat posisi, yakni housekeeping, FNB service, FNB product, dan engineering.
HR Coordinator Fave Hotel Kediri, Natalia Christyani, mengatakan hingga hari kedua jumlah pelamar sudah mendekati 100 orang. Perusahaan juga masih membuka kesempatan melamar hingga akhir Mei 2026 melalui job fair maupun pendaftaran online.
“Kalau tidak sempat di job fair, bisa daftar lewat website kami,” ujarnya.
Ia juga berpesan bahwa dunia perhotelan membutuhkan pribadi yang ramah, sigap, dan memiliki jiwa pelayanan.
“Di bidang jasa, keramahan dan kemampuan melayani itu sangat penting,” pungkasnya.







