Kraksaan (cokronews.com) —- Sebanyak 197 siswa-siswi kelas IX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Probolinggo resmi dikukuhkan dalam acara tasyakuran dan pengukuhan murid kelas akhir tahun ajaran 2025–2026 di Gedung Islamic Center Kraksaan, Senin (22/06/2026) pagi.
Acara yang mengusung tema “Mengukir Prestasi, Menebar Inspirasi Menuju Generasi Berakhlakul Karimah” ini menjadi momen emosional dan penuh haru bagi para siswa, orang tua, serta dewan guru setelah melewati masa pendidikan selama tiga tahun di bangku madrasah.
Kepala MTs Negeri 1 Probolinggo Muhammad Sugianto menyampaikan bahwa ratusan lulusan tersebut berasal dari sembilan kelas akhir. Ia berpesan agar para alumni senantiasa menjaga nama baik almamater serta mengimplementasikan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Pada kesempatan tersebut, Sugianto juga menyampaikan permohonan maaf yang mendalam kepada para wali murid apabila terdapat kekurangan dari pihak sekolah selama proses belajar-mengajar.

Agenda ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ yang hadir untuk memberikan suntikan motivasi secara interaktif kepada para lulusan. Menurut Wabup Fahmi, kelulusan ini bukanlah titik akhir dari sebuah perjuangan, melainkan gerbang awal untuk melangkah dan menghadapi tantangan yang jauh lebih besar di jenjang berikutnya.
Lebih lanjut, Wabup Fahmi menyoroti tantangan krusial yang dihadapi generasi muda di era digital saat ini. Menurutnya, hambatan terbesar pelajar masa kini bukan lagi terletak pada beratnya materi pelajaran, melainkan masifnya distraksi dari perkembangan teknologi dan media sosial—seperti notifikasi gawai yang kerap mengalihkan waktu produktif siswa.
“Kalau ingin unggul, kalian harus memperkuat sesuatu yang saat ini mulai langka, yaitu fokus, disiplin, dan konsisten,” tegas Fahmi. Pesan kuat tersebut sekaligus menutup jalannya prosesi pengukuhan dengan harapan para lulusan MTs Negeri 1 Probolinggo tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki ketahanan karakter yang kokoh untuk masa depan.













