Madiun (cokronews.com) —- Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun terus memperkuat komitmennya dalam menghidupkan pariwisata berbasis sejarah dan budaya. Langkah tersebut diwujudkan melalui peluncuran tahap soft opening “Walk Heritage and City Tour Pangongangan” di Kelurahan Pangongangan, Minggu (21/06/2026), sebagai inovasi wisata edukasi berbasis sejarah kota lama.
Program ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara pihak Kelurahan Pangongangan, komunitas penggiat sejarah, serta Universitas PGRI Madiun (UNIPMA). Mengusung konsep wisata berjalan kaki, program ini mengajak para pelancong menyusuri kawasan kota lama yang menyimpan rekam jejak penting perkembangan Kota Madiun dari masa ke masa.
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menilai program ini sebagai langkah taktis dan strategis untuk menggali kembali potensi heritage yang ada di kawasan tersebut. Ia berharap rute wisata ini mampu memikat atensi pelancong luar daerah, sekaligus memperkokoh literasi sejarah dan rasa bangga di kalangan masyarakat lokal.
“Walk Heritage ini menjadi upaya menghidupkan kembali kawasan Pangongangan melalui potensi bangunan-bangunan bersejarah yang masih terjaga. Kami berharap wisata ini tidak hanya dikenal wisatawan luar, tetapi juga dipahami dan dibanggakan oleh masyarakat Kota Madiun sendiri,” ungkap F. Bagus Panuntun.
Dalam pengembangannya, terdapat 11 titik destinasi heritage yang masuk ke dalam peta rute perjalanan. Melalui petualangan linimasa ini, pengunjung akan disuguhi wawasan mendalam mulai dari aspek arsitektur kuno hingga narasi sejarah di balik tiap-tiap bangunan.
Di sisi lain, kehadiran Walk Heritage and City Tour Pangongangan ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif warga sekitar, terutama bagi pelaku UMKM, sektor kuliner, dan penyedia jasa wisata. Bagus Panuntun memungkasi bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci utama agar destinasi wisata sejarah ini dapat terus berkelanjutan dan berkembang lebih matang di masa mendatang.













