Berita  

Tinjau Kawasan Perbatasan, Wali Kota Madiun Tekankan Kualitas Infrastruktur Penunjang Ekonomi saat Gowes Pagi

CokroNews MADIUN – Mengawali aktivitas pagi dengan berolahraga, Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun melakukan gowes sambil meninjau langsung sejumlah titik strategis di wilayah Kota Madiun, Jumat (24/4). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan perkembangan rencana pengembangan kawasan, khususnya di wilayah perbatasan, serta kesiapan infrastruktur penunjang aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Dalam peninjauan tersebut, kawasan perbatasan Kota/Kabupaten di daerah Munggut menjadi salah satu fokus utama. Lokasi yang merupakan aset Pemerintah Kota Madiun itu dinilai memiliki potensi besar untuk pengembangan ke depan, termasuk rencana pembangunan kampus yang saat ini masih dalam tahap perencanaan awal.

“Perbatasan Munggut rencananya akan dibangun kampus, tetapi masih dalam tahap perencanaan. Kami akan melihat terlebih dahulu kelengkapan perizinannya seperti apa,” ujarnya.

Selanjutnya, perhatian juga diarahkan pada eks Pasar Lumbungan yang berada di depan PG Kanigoro. Bangunan yang saat ini tidak difungsikan tersebut direncanakan untuk dihidupkan kembali menjadi kawasan yang lebih produktif, meski konsep pemanfaatannya masih dalam pembahasan lintas sektor.

“Pasar Lumbungan ini nanti kemungkinan akan dimanfaatkan, apakah untuk KKMP atau bentuk lain, masih kita diskusikan,” ungkapnya.

Seiring dengan rencana penataan kawasan, Pemkot Madiun juga menyiapkan langkah antisipasi bagi para pedagang agar aktivitas ekonomi tetap berjalan. Salah satunya dengan meninjau pasar krempyeng yang terletak di sebelah Rusunawa Manguharjo, yang diproyeksikan sebagai lokasi relokasi sementara pedagang Pasar Kotak selama proses revitalisasi berlangsung.

“Semua akan dipindahkan secara bertahap, tetapi tetap kita tata agar rapi dan nyaman,” jelasnya.

Di sela kegiatan, Plt Wali Kota juga menyoroti kondisi kebersihan lingkungan yang terdampak cuaca panas, terutama banyaknya daun kering yang berserakan di sejumlah titik. Ia menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera melakukan penanganan di lapangan.

“Di beberapa wilayah banyak daun rontok karena cuaca panas. DLH sudah bergerak,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, ia menegaskan pentingnya pengawasan langsung di lapangan serta perencanaan yang matang agar setiap program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan dan potensi wilayah.

Leave a Reply