Berita  

Incar Potensi Lokal, Pemkab Kediri Dorong Peningkatan Jumlah Wisata Desa Berbasis Alam

CokroNews KEDIRI – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri terus mendorong pengembangan wisata desa berbasis potensi lokal, khususnya yang mengandalkan kekuatan alam sebagai daya tarik utama.

Kepala Disparbud Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, menilai potensi wisata desa di wilayahnya masih sangat besar untuk dikembangkan, terutama di kawasan lereng Gunung Kelud seperti Ragil Kuning Desa Krenceng Kecamatan Kepung. 

Menurutnya, wisata berbasis alam memiliki keunggulan tersendiri karena lebih berkelanjutan dan memiliki daya tarik kuat bagi wisatawan domestik yang saat ini menjadi penyumbang terbesar sektor pariwisata.

“Alhamdulillah ada potensi yang sebetulnya masih bisa dikembangkanlah, karena ini basisnya alam. Saya kira sangat menarik,” jelasnya usai tanam pohon di area Wisata Ragil Kuning Desa Krenceng, Sabtu (18/4/2026).

Mustika menegaskan, pengembangan wisata tidak hanya berhenti pada potensi alam semata, namun juga harus diimbangi dengan pembenahan berbagai aspek pendukung seperti aksesibilitas dan fasilitas.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi jalur menuju lokasi wisata yang dinilai masih perlu perbaikan agar lebih aman dan nyaman bagi pengunjung.

“Seperti turunan itu diperbaiki agar lebih landai, lebih aman, sehingga pengunjung tidak mengalami hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Selain itu, fasilitas penunjang seperti toilet, tempat makan, serta sarana umum lainnya juga harus terus ditingkatkan sebagai bagian dari pelayanan kepada wisatawan.

Mustika juga menyoroti pentingnya konsep penataan lingkungan wisata agar lebih tertata dan menarik, termasuk pengelolaan sampah secara baik dan berkelanjutan.

Menurutnya, kesadaran terhadap kebersihan menjadi kunci dalam menjaga daya tarik wisata, sejalan dengan gerakan nasional pengurangan sampah plastik.

Mustika menambahkan, pengembangan wisata desa juga perlu didukung dengan inovasi dan kreativitas dari para pelaku wisata itu sendiri.

“Harus ada inovasi, atraksi harus terus ditambah agar wisatawan tidak bosan dan terus datang,” ungkapnya.

Dalam upaya mendukung keberlanjutan wisata desa, Disparbud juga telah melakukan berbagai langkah, termasuk memberikan apresiasi kepada desa wisata yang dinilai siap untuk dikembangkan lebih lanjut.