Surabaya – KAI Commuter bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) memperpanjang relasi Commuter Line Supas hingga Stasiun Probolinggo. Relasi baru ini mulai berlaku sejak Minggu, 1 Maret 2026.
Commuter Line Supas melayani empat perjalanan setiap hari, yakni dua perjalanan dari Stasiun Probolinggo dan dua perjalanan menuju Stasiun Probolinggo.
Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter, Heri Siswanto mengatakan, perpanjangan relasi Commuter Line Supas diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Jawa Timur.
“Perpanjangan layanan ini bukan hanya sebagai pendukung mobilitas, tapi juga dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung pariwisata dan sektor perekonomian masyarakat,” kata Heri kepada wartawan di Stasiun Gubeng Lama, Selasa (3/3/2026).
Pada hari pertama pengoperasiannya di Stasiun Probolinggo, tercatat sebanyak 413 pengguna naik Commuter Line Surabaya-Probolinggo. Sementara volume pengguna yang turun di Stasiun Probolinggo sebanyak 199 orang.
Berdasarkan data BPS tahun 2025, dari total masyarakat Kota Probolinggo yang bekerja, sebanyak 52 persen atau 64.838 orang merupakan karyawan atau pegawai. Selain itu, sebanyak 174.437 orang pada tahun 2024 menggunakan kereta api sebagai moda transportasi. Angka tersebut menunjukkan mobilitas harian masyarakat yang tinggi dan kebutuhan akan transportasi yang menghubungkan wilayah-wilayah aglomerasi.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan KAI Commuter, rencana perpanjangan relasi ini juga disambut positif oleh masyarakat Probolinggo. Dengan lokasi stasiun yang strategis di pusat kota, dekat kawasan industri, perkantoran, sekolah, serta destinasi wisata, jumlah pengguna diprediksi mencapai 304 orang per hari di Stasiun Probolinggo.
Dari sisi layanan, KAI Commuter telah menyiapkan penambahan fasilitas di area stasiun, mulai dari kanopi area peron, perluasan ruang tunggu, hingga penambahan petugas operasional seperti loket, pengamanan, dan kebersihan untuk memastikan pelayanan prima bagi pengguna.
“Langkah strategis ini diambil Pemerintah dan KAI Commuter untuk meningkatkan jangkauan layanan KA Lokal PSO (Public Service Obligation) yang ada di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Ini juga dilakukan sebagai dukungan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendukung sektor pariwisata, serta mendorong perekonomian masyarakat khususnya di wilayah Jawa Timur,”













