Bupati Haris Buka TMMD ke-128, Dorong Semangat Gotong Royong Masyarakat

CokroNews PROBOLINGGO – Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Maron Kecamatan Maron, Rabu (22/4/2026). Program ini mengusung tema

Pembukaan TMMD berlangsung semarak dengan diikuti ratusan pasukan gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), FKPPI, Satuan Linmas, Pramuka hingga santri pondok pesantren. Kegiatan ini menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kasrem 083/Baladhika Jaya Letkol Inf Rahmat Cahyo Dinarso, Pabandya Wanwil Kodam V/Brawijaya Letkol Inf Poniman, Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yodo Apriantono, Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Probolinggo Oka Mahendra Jati Kusuma serta sejumlah Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haris bersama Dandim Ribut melakukan penandatanganan naskah serah terima program TMMD. Kegiatan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan peralatan kerja secara simbolis kepada perwakilan peserta.

Untuk tahun 2026 ini, program TMMD ke-128 difokuskan di Desa Brabe Kecamatan Maron. Pembukaan ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Haris. Dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial berupa sembako kepada masyarakat penerima manfaat.

Selain itu, kegiatan juga diramaikan dengan bazar UMKM dan pasar murah bersubsidi dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo. Bahkan, dilakukan pula penyerahan kunci truk operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) secara simbolis kepada perwakilan kepala desa (kades).

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD ke-128 yang dinilai sebagai momentum penting dalam memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Menurut Bupati Haris, program TMMD merupakan wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat dinilai mampu menumbuhkan semangat gotong royong serta partisipasi aktif warga dalam membangun desanya.

Bupati Haris juga menekankan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun nilai kebersamaan, semangat kerja dan kemandirian masyarakat desa.

Ke depan, Pemkab Probolinggo berharap cakupan program TMMD dapat diperluas ke lebih banyak desa, khususnya desa tertinggal yang membutuhkan percepatan pembangunan.

Sementara Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono menyampaikan rasa bangganya atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam pelaksanaan TMMD ke-128.

Antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah. Pelaksanaan TMMD ke-128 ditargetkan selesai dalam waktu 30 hari, dengan berbagai sasaran yang telah ditetapkan.

Dandim Ribut merinci, dalam program TMMD kali ini terdapat lima sasaran fisik serta 16 sasaran non-fisik yang harus diselesaikan hingga batas waktu 21 Mei 2026.

Leave a Reply