Mojokerto (cokronews.com) —- Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, menghadiri prosesi wisuda Gemajuza (Gerakan Menghafal Juz Amma) dan Tahfidz Al-Qur’an untuk jenjang SD-SMP-SMA (MI-MTs-MA) tahun 2026. Agenda religius ini dipusatkan di Pendopo Graha Maja Tama, Rabu (17/6/2026).
Di hadapan 650 wisudawan dan wisudawati yang mewakili sekolah masing-masing, bupati yang akrab disapa Gus Albarra ini berharap agar ilmu Al-Qur’an yang telah dipelajari dapat membentuk karakter anak didik yang terpuji. Salah satu langkah konkretnya adalah dengan mempraktikkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun rumah.
“Semoga anak-anak bisa mengamalkan isinya, bisa mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga anak-anak kita tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang berkarakter dalam bahasa pendidikan, kalau dalam bahasa agama anak-anak yang berakhlaqul karimah,” ujar Gus Albarra.
Gemajuza sendiri merupakan program berkelanjutan yang diinisiasi oleh Jam’Iyyatul Qurra Wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) dan mendapat dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Program sinergis ini bertujuan untuk menjaga sekaligus meningkatkan kecintaan para pelajar terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Tujuan mulia tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Gus Bupati. Ia bahkan mendorong agar program Gemajuza dan Tahfidz ini dapat terus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya pada tahun-tahun berikutnya. Ia juga memotivasi para wisudawan untuk terus melanjutkan hafalan mereka hingga tuntas 30 juz.
“Saya kira ini capaian yang sangat luar biasa sekali dan harus terus ditingkatkan. Bagi yang ingin menghafalkan sampai selesai, terus dilanjutkan hafalannya karena dalam sebuah hadits juga disebutkan, barang siapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya, maka kedua orang tuanya akan dipakaikan mahkota pada hari Kiamat,” tutur Gus Albarra.
Menutup jalannya acara, atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Muhammad Albarraa menyampaikan ucapan selamat atas pencapaian hafalan ayat suci yang telah diraih oleh para siswa. Ia mendoakan agar ilmu yang didapat oleh para wisudawan dan wisudawati bisa benar-benar membawa berkah dan berguna bagi diri sendiri, keluarga, serta bangsa.













