Berita  

Ini yang Dilakukan Kontraktor untuk Percepatan Progres Sekolah Rakyat (SR)

Cokronews KEDIRI – Menjelang pelaksanaan SPMB 2026/2027, Bupati Hanindhito Himawan Pramana meninjau langsung progres pembangunan gedung Sekolah Rakyat (SR) di Desa Plosokidul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri pada 30 April 2026.

Dari hasil pengecekan, pembangunan yang merupakan proyek pemerintah pusat tersebut baru mencapai sekitar 49,3 persen, sementara waktu penyelesaian tersisa kurang lebih 50 hari menuju target operasional pada Juni 2026.

Meski progres masih di bawah separuh, Bupati Dhito tetap meminta agar pekerjaan dipercepat tanpa mengabaikan kualitas. Ia menegaskan pentingnya pengawasan bersama antara Pemkab Kediri dan Polres Kediri agar proyek dapat selesai sesuai jadwal dan siap digunakan saat penerimaan siswa baru dimulai.

Sekolah Rakyat di Kediri ini dirancang memiliki 18 rombongan belajar dengan daya tampung sekitar 1.080 siswa. Program ini diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang masuk kategori desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Untuk memastikan ketepatan sasaran, pemerintah daerah melibatkan dinas sosial dan dinas pendidikan dalam proses verifikasi data, termasuk pengecekan langsung ke lapangan sebelum siswa didaftarkan.

Selain pembangunan gedung utama, infrastruktur penunjang juga terus disiapkan, seperti instalasi listrik. Dari kebutuhan 28 tiang, sebagian besar sudah terpasang dan sisanya sedang dalam proses penyelesaian.

Pihak kontraktor menyebutkan bahwa progres pekerjaan terus dikebut dengan penambahan tenaga kerja dan peralatan. Jumlah pekerja ditingkatkan secara bertahap dari sekitar 700 orang menjadi 800 orang, dan diproyeksikan mencapai hampir 1.000 orang pada puncak pengerjaan.

Berbagai tahap konstruksi seperti struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal, plumbing, hingga lanskap sudah berjalan, meskipun beberapa bagian seperti finishing, pengadaan furnitur, dan pekerjaan lanskap masih dalam proses penyelesaian. Dari 10 bangunan asrama, sebagian besar sudah rampung kecuali beberapa bagian atap.

Untuk mempercepat pekerjaan berat, juga akan didatangkan alat berat tambahan berupa crane berkapasitas besar guna mendukung pemasangan struktur baja pada gedung serbaguna.

Secara umum, meskipun progres belum sepenuhnya selesai, proyek ini dinilai terus menunjukkan percepatan signifikan dan diharapkan dapat selesai tepat waktu agar dapat segera digunakan untuk mendukung pelaksanaan penerimaan murid baru.

Leave a Reply