Bakar Bekas Jerami, Warga Jongbiru Kediri Malah Kehilangan Kandang Ternak, Habis Dilahap Api

CokroNews KEDIRI – Kebakaran kandang sapi terjadi di Desa Jongbiru Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri, Selasa (21/4/2026) sore.  Peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 8 juta.

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 14.42 WIB dan berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah petugas pemadam kebakaran berjibaku di lokasi.

Plt. Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono menyampaikan pihaknya menerima laporan dari warga bernama Ulum pada pukul 14.40 WIB.

“Atas laporan dari saudara Ulum pada pukul 14.40 WIB, Tim Damkar Kab. Kediri Pos Grogol berangkat menuju lokasi,” jelasnya. 

Menurutnya, kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran yang dilakukan pemilik rumah, kemudian api merembet ke tumpukan jerami hingga membesar dan membakar kandang sapi.

“Adanya laporan dari perangkat desa Jongbiru mengenai kebakaran kandang sapi diduga api berasal dari pembakaran diang oleh pemilik rumah dan merembet ke tumpukan jerami hingga api membesar dan membakar kandang,” jelasnya.

Untuk memadamkan api, petugas mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran, masing-masing dari Pos Grogol, Pos Pare, serta bantuan dari Damkar Kota Kediri.

“Melakukan pemadaman kebakaran dengan menggunakan 1 unit armada Pos Grogol 5.000 liter, 1 unit armada Pos Pare 5.000 liter, dan 1 unit armada Damkar Kota Kediri dengan jumlah anggota 12 orang,” ungkapnya.

Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam hingga api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sesuai prosedur operasional standar.  “Api berhasil dipadamkan sesuai dengan SOP,” tegasnya.

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, baik ringan maupun berat.

Meski demikian, kebakaran tersebut mengakibatkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp 8 juta.

Petugas mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas pembakaran, terutama di sekitar bahan yang mudah terbakar seperti jerami.