Sosok Kapten Marindra Wibowo Pilot Helikopter PK-CFX yang Jatuh di Kalbar Ternyata Putra Asli Tuban

CokroNews TUBAN – Sosok pilot helikopter PK-CFX yang jatuh di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, akhirnya terungkap. Ia adalah Capt. Marindra Wibowo, warga asal Tuban, Jawa Timur, yang dikenal jarang pulang karena kesibukannya sebagai pilot, Jumat (17/4/2026).

Marindra Wibowo merupakan anak pasangan Sudiono dan Prapti Indah Lestari, warga Kelurahan Baturetno, Kecamatan/Kabupaten Tuban. 

Sebelum menetap di Kelurahan Baturetno, keluarga tersebut diketahui pernah tinggal di Kelurahan Sokolilo dan baru pindah ke Baturetno sekitar tahun 2000.

Dari pantauan di rumah orang tua korban, di Kelurahan Baturetno, kondisi rumah terlihat sepi dengan gerbang dalam keadaan terkunci.

Ketua RT 4 RW 1 Kelurahan Baturetno, Arifin, mengatakan dirinya pertama kali mendapat kabar musibah tersebut dari televisi pada Kamis malam (16/4/2026).

“Saya dapat kabar dari TV, lalu juga mendapat informasi dari seseorang bahwa anaknya Pak Sudiono mengalami musibah. Setelah itu kami lakukan klarifikasi dan ternyata benar,” ujar Arifin.

Ia menambahkan, sebelumnya Babinsa setempat pada Kamis siang ternyata juga sempat menyampaikan kabar adanya musibah yang menimpa Marindra.

Menurut Arifin, saat ini, kedua orang tua Marindra diketahui sudah berangkat menuju Surabaya pada Jumat pagi sekitar pukul 06.30 WIB. Hal itu karena Marindra telah berdomisili di Surabaya dan sudah tercatat dalam Kartu Keluarga (KK) Surabaya.

Arifin juga menyebut, karena kesibukannya sebagai pilot , Marindra dikenal sebagai sosok yang jarang di Tuban.

Namun, ia tetap dikenal warga sekitar meskipun interaksi terbatas. Terakhir, Marindra diketahui pulang ke Tuban saat momen Lebaran beberapa waktu lalu.

Berdasarkan informasi yang diterima Arifin, rencananya Jenazah Marindra akan dimakamkan di Surabaya, bukan di Tuban.

Diketahui, helikopter PK-CFX tersebut melayani rute Helipad PT Cipta Mahkota menuju Helipad PT Graha Agro Nusantara 1.

Namun di perjalanan Helikopter tersebut jatuh di wilayah Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, pada Kamis (16/4/2026).

Helikopter itu ditumpangi oleh satu orang pilot, yakni Capt. Marindra Wibowo, satu orang engineer Harun Arasyid dan enam penumpang lai. Enam

Leave a Reply