Lumajang – Kinerja pembangunan manusia di Kabupaten Lumajang menunjukkan tren yang semakin positif sepanjang 2025. Hal itu ditandai dengan meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sekaligus menurunnya angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka.
Dalam penyampaian Nota Penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 pada rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lumajang, Bupati Lumajang Indah Amperawati menjelaskan bahwa IPM Kabupaten Lumajang pada 2025 mencapai 71,02. Angka tersebut meningkat 0,71 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 70,31.
Peningkatan IPM tersebut mencerminkan perbaikan pada sejumlah indikator utama pembangunan manusia, terutama pada sektor kesehatan, pendidikan, serta peningkatan daya beli masyarakat.
Selain itu, sejumlah indikator sosial lainnya juga menunjukkan perkembangan yang positif. Persentase penduduk miskin di Kabupaten Lumajang tercatat menurun dari 8,65 persen pada Maret 2024 menjadi 8,60 persen pada Maret 2025.
Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan. Pada 2025, angka pengangguran terbuka tercatat sebesar 3,08 persen atau turun sekitar 0,20 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.
Bupati yang akrab disapa Bunda Indah menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, dunia usaha, serta partisipasi aktif masyarakat dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, berbagai indikator pembangunan manusia di Kabupaten Lumajang menunjukkan tren yang positif. Peningkatan IPM serta menurunnya angka kemiskinan dan pengangguran ini merupakan bukti bahwa berbagai program pembangunan yang kita jalankan mulai memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari berbagai program pembangunan yang difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan layanan dasar, serta pengembangan ekonomi masyarakat.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan terus memperkuat berbagai kebijakan strategis yang berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta perluasan kesempatan kerja bagi masyarakat.
“Ke depan, kami akan terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, sekaligus memperluas peluang kerja dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami optimistis kesejahteraan masyarakat Lumajang akan terus meningkat,” imbuhnya.
Capaian tersebut diharapkan menjadi pijakan bagi pemerintah daerah untuk terus menghadirkan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Lumajang.













