CokroNews KEDIRI – Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2026 resmi ditutup PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Dhoho Kediri setelah beroperasi selama 17 hari, mulai 13 sampai 29 Maret 2026.
Dalam periode tersebut, tingkat keterisian penumpang atau okupansi penerbangan tercatat mengalami peningkatan signifikan.
Selama masa angkutan Lebaran, operasional penerbangan di Bandara Dhoho Kediri berjalan aman, tertib, dan lancar.
Hal ini tidak lepas dari sinergi seluruh stakeholder penerbangan dan instansi terkait yang terlibat dalam pengamanan serta pelayanan penumpang.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran 2026, tercatat sebanyak 28 pergerakan pesawat dengan total 2.973 penumpang serta angkutan kargo mencapai 2.194 kilogram.
Angka tersebut mencerminkan aktivitas penerbangan yang cukup tinggi dalam periode arus mudik dan balik.
General Manager Bandara Internasional Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra menyebut, capaian ini menunjukkan kinerja operasional yang optimal selama momentum Lebaran.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antarinstansi dalam menjaga kelancaran operasional.
Secara komparatif, kinerja operasional bandara pada periode H-8 hingga H+7 mengalami pertumbuhan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Lonjakan lebih tinggi terjadi pada jumlah penumpang yang meningkat hingga 120 persen dengan total 2.973 penumpang.
Kondisi ini turut mendorong naiknya tingkat okupansi atau load factor penerbangan selama periode Lebaran.
Peningkatan tersebut didominasi oleh penumpang datang yang tumbuh 134 persen, mencerminkan tingginya arus mudik ke wilayah Kediri dan sekitarnya.













