Berita  

Wawali : Manunggal Leadership Berakar dari Nilai Kepemimpinan Jawa

Semarang (cokronews.com) — Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah menyebut Manunggal Leadership berakar dari nilai- nilai kepemimpinan Jawa yaitu ngayomi, ngayemi lan ngayahi.

“Manunggal Leadership merupakan nilai kepemimpinan Jawa, dimana seorang pemimpin sudah seharusnya menjadi pemimpin yang melindungi, kemudian mensejahterakan dan ini tentunya berorientasi kepada kepemimpinan yang memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” ujar Tazkiyyatul disela-sela menghadiri sesi akhir Strategic Learning Manunggal Leadership Retreat untuk Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah pada Senin (16/6) pagi.

Tazkiyyatul Muthmainnah atau biasa disapa Iin juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah yang telah menyelenggarakan Manunggal Leadership retreat untuk Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah yang dilaksanakan selama enam hari mulai 10 Juni hingga 16 Juni 2025.

“Sesungguhnya kegiatan seperti ini sangat bermanfaat sekali bagi kami, bagaimana kita di dalam kegiatan ini mendapatkan banyak sekali materi terkait dengan nilai-nilai kepemimpinan, nilai kebangsaan yang tentunya ini sangat bermanfaat ketika kita bawa ke daerah,” tambah Iin.

Iin juga mengutarakan bahwa program Manunggal Leadership sangat bermanfaat terutama bagi Wakil Kepala Daerah. “Seperti pesan Bapak Gubernur bahwa wakil tidak hanya awak dan sikil, tapi bagaimana kita mampu menjahit ruang kosong sehingga kita bersama bersinergi dengan kepala daerah menjadi kekuatan yang dasyat untuk mewujudkan kota dan kabupaten kita tercinta,” pungkas Iin.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi saat diwawancara oleh awak media menyampaikan bahwa Manunggal Leadership Retreat dilakukan dalam rangka menyamakan persepsi untuk suatu kolaborasi.

“Kolaborasi yang kita ciptakan mereka yang golongan 2 dan 3 merupakan pimpinan teknis dan taktis yang harus memiliki semangat bersama-sama, karena membangun Jawa Tengah yang luas dan besar ini tidak bisa sendiri-sendiri. Tiidak bisa aple to aple, tetapi harus semangat kebersamaan,” ujar Ahmad Lutfi.

Ahmad Lutfi juga menambahkan untuk Retreat mengahadirkan pemateri dari Lenhamnas yang memberikan materi terkait Nawa Cita. “Peserta diberikan materi Nawa Cita terkait bagaimana mengelola wilayah kawasan Nusantara dengan landasan pokok 4 konsensus dasar. Kemudian dijabarkan dalam Nawa Cita Presiden yang kita kolaborasi dari pada visi misi Jateng,” pungkas Ahmad Lutfi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *