Surabaya (cokronews.com) —- Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, menghadiri acara peluncuran Program Beasiswa Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) Tahun 2026 yang diresmikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Agenda tersebut berlangsung di Ruang Rapat Hayam Wuruk Lantai 8, Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kota Surabaya, pada Rabu (10/6/2026) sore. Pada tahun anggaran ini, Pemprov Jatim bersama Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Jawa Timur telah menyiapkan kuota sebanyak 1.100 beasiswa bagi para santri dari berbagai pondok pesantren guna memperkuat kualitas sumber daya manusia, memperluas akses pendidikan tinggi, serta mendorong diversifikasi profesi berbasis akademik dan teknologi.
Gubernur Khofifah Indar Parawansa dalam arahannya menegaskan bahwa Pemprov Jatim tahun ini membuka klaster program baru khusus berbasis Science, Technology, Engineering, Economics, and Mathematics (STEM) bagi kalangan santri. Program terobosan ini dirancang untuk memperluas peluang profesi lulusan pesantren agar mampu berkiprah di sektor sains dan teknologi mutakhir. Melalui kerja sama erat dengan berbagai pondok pesantren, pemerintah daerah berkomitmen memberikan afirmasi nyata pada diversifikasi akademik di Jawa Timur, sehingga lulusan pesantren tidak hanya dominan di bidang keagamaan tetapi juga siap bersaing di sektor industri dan teknologi modern.

Peluncuran program beasiswa ini ditandai secara simbolis dengan penekanan tombol oleh Gubernur Jatim bersama Ketua LPPD Jawa Timur di atas panggung kehormatan, dengan disaksikan oleh sejumlah kepala daerah serta perwakilan undangan yang hadir. Program keberlanjutan bagi santri ini tercatat memiliki rekam jejak panjang yang diinisiasi sejak tahun 2006 pada masa kepemimpinan Gubernur Imam Utomo dan terus dikembangkan pada periode-periode berikutnya. Pada masa Gubernur Soekarwo, program ini mencakup beasiswa untuk jenjang sarjana (S1), sementara di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah, jangkauan program diperluas secara signifikan hingga mencakup jenjang magister (S2), doktoral (S3), hingga program beasiswa internasional ke Universitas Al-Azhar di Mesir.







