Berita  

Wabup Dewi Mariya Ulfa Buka Rekrutmen Magang ke Jepang, Upaya Tekan Pengangguran Terbuka di Kediri.

Kediri (cokronews.com) —– (17/09/2025) Pemerintah Kabupaten Kediri telah resmi membuka rekrutmen program magang ke Jepang untuk tahun 2025, sebagai langkah strategis dalam upaya menekan angka pengangguran terbuka di wilayahnya. Acara pembukaan yang dipimpin oleh Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Kediri pada Senin (15/9/2025) ini menegaskan komitmen Pemkab. Meskipun angka pengangguran telah menurun dari 5,79 persen (2023) menjadi 5,1persen (2024), Mbak Dewi menyatakan kondisi ini masih membutuhkan perhatian serius, sehingga program magang Jepang dianggap sebagai salah satu upaya strategis untuk menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kualitas SDM.

Wakil Bupati Ulfa menjelaskan bahwa program magang ini jauh lebih dari sekadar pelatihan kerja biasa, melainkan sebuah kesempatan emas bagi peserta untuk menguasai keterampilan teknis mutakhir, etos kerja, dan kedisiplinan tinggi ala Jepang. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal yang sangat berharga, tidak hanya untuk meningkatkan kesejahteraan pribadi dan keluarga, tetapi juga untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah saat mereka kembali. Selain itu, program ini juga diharapkan memberi peluang kepada peserta untuk memperoleh penghasilan maksimal yang nantinya dapat dijadikan modal usaha di tanah air.

Program magang ke Jepang ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Tenaga Kerja, Kementerian Ketenagakerjaan RI, dan asosiasi LPK Bahasa Jepang. Meskipun saat ini mayoritas peserta didominasi oleh laki-laki, Mbak Dewi mengungkapkan harapannya agar ke depan akan lebih banyak perempuan yang berani dan memiliki mental kuat untuk ikut berpartisipasi dalam program yang mengharuskan mereka meninggalkan rumah dalam waktu yang lama.

Dalam pesannya kepada para peserta, Ulfa meminta mereka untuk menjaga integritas, kesehatan, serta nama baik Kabupaten Kediri dan Indonesia selama berada di Jepang. Ia menekankan pentingnya bagi para peserta untuk menunjukkan karakter masyarakat Kediri yang berbudaya, sopan, santun, ramah, disiplin, dan memiliki semangat gotong royong di negara orang.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri, Ibnu Imad, mengonfirmasi bahwa seleksi program magang Jepang tahun ini diikuti oleh sekitar 196 peserta. Proses seleksi yang berlangsung selama lima hari di BLK Kediri ini dilakukan secara komprehensif, mencakup tes tulis, tes fisik, hingga tahapan wawancara, untuk menjaring calon-calon terbaik yang siap diberangkatkan. (adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *