Ulurkan Tangan Untuk Penyintas Semeru, PWRI Lumajang Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Lumajang ( cokronews.com ) —– Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Lumajang menegaskan perannya sebagai organisasi yang tidak hanya berkiprah dalam kegiatan internal, tetapi juga aktif hadir di tengah masyarakat saat bencana erupsi semeru pada 19 November 2025 lalu. Melalui aksi kemanusiaan, PWRI Lumajang menyalurkan bantuan dan dukungan moral kepada korban erupsi Gunung Semeru, Sabdo Wahyono, warga Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kamis (18/12/2025).

PWRI Lumajang melakukan kunjungan langsung ke lokasi pengungsian sementara sebagai bentuk empati dan kepedulian nyata. Bantuan keuangan yang diserahkan diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan mendesak korban sekaligus menjadi penguat langkah awal dalam proses pemulihan pascabencana.

Ketua PWRI Kabupaten Lumajang, Endang Istijowati, menegaskan bahwa kehadiran PWRI merupakan panggilan kemanusiaan untuk saling menguatkan, terutama bagi warga yang kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan akibat bencana alam.

“PWRI hadir bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga menyampaikan empati dan dukungan moral. Kami ingin korban merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Endang

Ia menambahkan bahwa upaya PWRI diarahkan untuk membantu korban bangkit secara mental dan sosial. Menurutnya, pemulihan pascabencana membutuhkan perhatian pada aspek psikologis selain bantuan materiil, agar penyintas memiliki semangat untuk menata kembali kehidupannya.

Aksi PWRI Lumajang ini juga mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas sosial yang terus dijaga oleh para wredatama. Melalui langkah konkret dan kepedulian yang tulus, PWRI berupaya menjadi bagian dari jejaring dukungan sosial dalam penanganan dampak bencana di Kabupaten Lumajang.

Dengan kehadiran langsung di tengah penyintas, PWRI Lumajang menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan, sekaligus menguatkan nilai empati dan gotong royong sebagai fondasi penting dalam membangun ketangguhan masyarakat pascabencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *