Rayakan Dies ke-37, UHT Gelar Studium Generale “Geostrategi dan Geomaritim di Kawasan Asia Pasifik”

Surabaya (cokronews.com) —– Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya isu-isu strategis di kawasan Asia Pasifik, Universitas Hang Tuah (UHT) mengadakan Studium Generale bertajuk “Geostrategi dan Geomaritim di Kawasan Asia Pasifik.” Senin 13 Mei 2024

Acara yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Ganesha, Jalan Arif Rahman Hakim 150, Surabaya ini menghadirkan narasumber istimewa, yakni Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, S.I.P., M.M., mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut periode 2012-2014. Acara tersebut dipandu oleh moderator Laksda TNI (Purn) Dr. Agung Pramono, S.H., M.Hum., dosen Fakultas Hukum UHT.

Hadir pada kegiatan tersebut, Rektor UHT, para Wakil Rektor, Dekan, Guru Besar, para dekan Fakultas Hukum Perguruan Tinggi di Surabaya, dan para Taruna Akademi AL , serta civitas akademika UHT.

Dalam presentasi nya Prof. Marsetio memaparkan tentang potensi Kebangkitan China (menjadi negara superpower), Perebutan hegemoni di Laut China Selatan (LCS) antara China & AS, Pergeseran pusat ekonomi dunia ke Asia, Pergeseran kekuatan dunia di LCS (NATO, QUAD, AUKUS) dan China yang sedang melengkapi “pangkalan militer besar-besaran” di pulau-pulau buatan di Laut China Selatan.

Rektor UHT, Prof. Dr. Ir. Supartono, M.M., CIQaR. dalam sambutannya, menekankan pentingnya peran universitas sebagai pusat pengetahuan dan penelitian dalam memahami dinamika kawasan strategis tersebut.

“Kawasan Asia Pasifik memainkan peran sentral dalam peta strategis global, mulai dari Laut Cina Selatan hingga Samudra Pasifik, dari Jepang hingga Australia, dan dari Semenanjung Korea hingga Selandia Baru,” ujar Rektor Supartono.

“Kaya akan keragaman budaya, sumber daya alam, dan sejarah panjang, kawasan ini menjadi pusat perhatian tidak hanya bagi negara-negara di dalamnya, tetapi juga bagi dunia secara keseluruhan.”

Rektor UHT, menegaskan tanggung jawab universitas dalam menghasilkan pengetahuan baru tentang geostrategi dan geomaritim, serta memfasilitasi dialog antar pemangku kepentingan. Melalui penelitian dan analisis mendalam, lembaga pendidikan dapat memberikan kontribusi positif dalam mencari solusi-solusi yang berkelanjutan dan berdaya terhadap tantangan di kawasan tersebut.

Setelah sesi presentasi dan tanya jawab, acara diakhiri dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen istimewa tersebut. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya isu-isu strategis di kawasan Asia Pasifik.

Laksamana Marsetio Juga menyerahkan buku “Kepemimpinan Nusantara” Karya beliau ke UHT dan menghibahkan 20 buah Al-Quran ke masjid Uswatun Hasanah Ilat Taqwa UHT, dilanjutkan meninjau sarana praktek mahasiswa Fakultas Vokasi Pelayaran UHT. (Arifin/Kominfo 2024)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *