Probolinggo (cokronews.com) — Sebanyak 78 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mendapatkan pembekalan khusus untuk mempersiapkan diri menghadapi masa pensiun.
Kegiatan yang digelar pada Selasa (29/7/2025) di ruang pertemuan Tengger Kantor Bupati Probolinggo ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Probolinggo.
Mengusung tema “Hidup Produktif, Sehat, Bahagia, dan Berkah di Masa Purna”, kegiatan ini menggandeng PT Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai mitra strategis. Melalui pelatihan ini, para peserta tidak hanya dibekali dengan informasi administratif tentang pensiun, tetapi juga diajak membangun mindset positif agar tetap sehat, aktif dan mandiri meski telah melepas jabatan sebagai abdi negara.
Kepala BKPSDM Kabupaten Probolinggo Heri Sulistyanto mengatakan kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi juga wadah untuk menyuntikkan motivasi baru bagi ASN yang akan memasuki masa pensiun pada Agustus hingga Oktober 2025.
“Pensiun bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan hidup yang baru. Dengan persiapan yang baik, para pegawai dapat menjalani masa purna bakti dengan percaya diri dan penuh semangat,” ujarnya.

Heri berharap kegiatan ini bisa menjadi tradisi tahunan sebagai bentuk apresiasi dan pendampingan bagi ASN yang telah mengabdi puluhan tahun. Dengan bekal yang diberikan, para pensiunan diharapkan tetap dapat memberi kontribusi positif di tengah masyarakat, baik melalui kegiatan sosial, wirausaha maupun edukasi informal.
“Dengan langkah ini, kami berkomitmen memberikan layanan kepegawaian yang menyeluruh dan manusiawi, tidak hanya saat ASN aktif bertugas, tetapi juga saat mereka bersiap menutup masa dinas dengan martabat dan kebahagiaan,” harapnya.
Dalam sesi utama, PT Bank Syariah Indonesia menyampaikan materi tentang BSI Pra Pensiun, sebuah program yang dirancang khusus untuk membantu para ASN merencanakan masa depan finansial mereka.
Para peserta dikenalkan pada berbagai produk dan layanan keuangan syariah, seperti tabungan pensiun, investasi halal serta manajemen dana pensiun berbasis syariah yang aman dan berkelanjutan.
Tidak hanya itu, sosialisasi ketaspenan juga menjadi salah satu fokus dalam kegiatan ini. ASN diajak memahami hak-hak pensiun, mekanisme pengurusan dokumen serta tips menghindari hambatan birokrasi menjelang pensiun. Ini bertujuan agar proses transisi berjalan lancar, tanpa tekanan, baik secara administratif maupun psikologis.