Puluhan Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Kasus Arianto Tawakal di Polres Kediri Kota, Ini Tuntutannya

 Mahasiswa dari pergerakan mahasiswa Islam Indonesia (PMII) mendatangi Polres Kediri Kota. Itu untuk melakukan audiensi terkait kasus yang mencatut institusi Polri belakangan ini.

Berlangsung pukul 16.00 massa yang berjumlah puluhan orang itu disambut Kapolres Kediri Kota di Gedung Rupatama. Di sana mereka mendiskusikan banyak hal.

Satu jam berselang, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan aksi simbolik melalui tabur bunga untuk almarhum Arianto Tawakal. Ketua Umum PMII Kediri Raya Irgi Ahmad Fahrezi menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan bentuk kontrol sosial sekaligus kepedulian mahasiswa terhadap institusi kepolisian.

“Aksi ini adalah aksi simpatik. Kami datang dengan niat baik untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan kegelisahan masyarakat. Alhamdulillah kami diterima dengan sangat terbuka oleh Kapolres Kediri Kota,” terang Irgi.

Menurutnya, audiensi yang dilakukan ini menyoroti pentingnya reformasi Polri yang tidak hanya bersifat formalitas.

“Kami menekankan perlunya reformasi Polri yang benar-benar substansial. Baik dari sistem, budaya maupun nurani,” imbuh lelaki berkacamata itu.

Di lain sisi, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengapresiasi kehadiran PMII dan menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap Polri.

“Kami berterima kasih kepada sahabat-sahabat PMII. Kehadiran mereka ke Polres ini menunjukkan kepedulian dan rasa sayang kepada Polri. Kami diingatkan untuk terus berbenah agar ke depan menjadi lebih baik,” pungkasnya. (la)