Bali (cokronews.com) —— Rencananya pembangunan proyek Java Bali Connection (JBC) terus disosialisasikan PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB).
General Manager PLN UIP JBTB Anang Yahmadi menjelaskan, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan keandalan kelistrikan di Kabupaten Banyuwangi dan menambah pasokan listrik ke Provinsi Bali. Java Bali Connection merupakan proyek strategis pembangunan sistem kelistrikan yang sangat panjang. Dimulai dari GISTET 500 kV Paiton EXT, SUTET 500 kV Paiton Kalipuro, GITET Kalipuro (1x500MVA), kemudian menyeberang melalui saluran kabel laut tegangan ekstra tinggi 500 KV Kalipuro-Gilimanuk, dan diteruskan melalui SUTET 500 kV Gilimanuk-Antosari untuk kemudian bermuara di GISTET 500 kV Antosari (1×500 MVA).
“Kita bangun cukup panjang mulai dari Paiton, Banyuwangi, terus menyeberang menggunakan kabel laut sampai Antosari di Provinsi Bali,” kata Anang, Rabu (13/12/2023).
Anang mengungkapkan, saat ini pembangunan proyek strategis Java Bali Connection sudah masuk tahap persiapan konstruksi. Ia berharap, proyek ini mulai dijalankan pada 2024 dan ditargetkan rampung pada 2026.”Sekarang sudah mulai persiapan konstruksi. Jadi, diharapkan tahun depan proyek ini sudah mulai dibangun dan direncanakan dapat selesai pada tahun 2026,” ujar Anang.
Anang mengatakan, perkembangan sektor ekonomi, pariwisata, serta industri di Kabutaten Banyuwangi terbilang cukup pesat. Pemkembangan tersebut berdampak pada penambahan pelanggan-pelanggan baru yang membutuhkan penambahan pasokan listrik.