Berita  

Pertanian Jadi Tulang Punggung Ekonomi Desa Banjarwaru, Petani Terus Bergerak Majukan Desa

Lumajang (cokronews.com) — Di tengah arus modernisasi dan perubahan gaya hidup, pertanian tetap menjadi denyut utama kehidupan warga Desa Banjarwaru, Kecamatan Lumajang. Mayoritas penduduk menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian yang tumbuh stabil dan menjadi fondasi utama perekonomian desa.

Dengan kondisi tanah yang subur, kontur lahan yang mendukung, dan iklim yang relatif bersahabat, berbagai komoditas unggulan tumbuh subur di Banjarwaru. Tanaman padi masih menjadi andalan utama, disusul hortikultura seperti cabai, tomat, kacang panjang, serta aneka sayur-mayur yang tersebar di lahan pertanian warga.

“Bertani bagi kami bukan hanya pekerjaan, tapi sudah menjadi bagian dari hidup dan budaya kami,” ungkap salah satu petani setempat, Pak Sugianto (52), saat ditemui di sawahnya.

Aktivitas bertani dilakukan secara gotong royong dan diwariskan turun-temurun dari generasi ke generasi. Budaya kerja bersama ini turut mempererat ikatan sosial antarwarga dan menciptakan solidaritas desa yang kuat.

Dalam beberapa tahun terakhir, upaya peningkatan produktivitas pertanian juga terus dilakukan, mulai dari perbaikan sistem irigasi hingga penggunaan alat pertanian modern secara bertahap. Hal ini diharapkan bisa mendorong pertanian Banjarwaru naik kelas—lebih efisien dan berdaya saing tinggi.

Kepala Desa Banjarwaru, saat dikonfirmasi tim KIM, menyampaikan bahwa sektor pertanian menjadi perhatian utama dalam rencana pembangunan desa. “Kami akan terus mendorong inovasi dan pendampingan pertanian agar petani Banjarwaru bisa lebih sejahtera dan mandiri,” tegasnya.

Dengan semangat kerja keras dan nilai kebersamaan yang dijaga, pertanian terus menjadi tulang punggung yang kokoh bagi Desa Banjarwaru—sebuah desa yang tumbuh dari tanah, dengan tangan-tangan petani yang penuh harapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *