Berita  

Pemkot Kediri Selidiki Keluhan Motor Brebet Usai Isi Bahan Bakar

Kediri (cokronews.com) – (06/11/2025) Menanggapi keluhan masyarakat mengenai sejumlah kendaraan bermotor yang mengalami masalah “brebet” setelah mengisi bahan bakar, Pemerintah Kota Kediri mengambil tindakan cepat. Melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin), Pemkot Kediri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai bengkel di wilayah Kota Kediri pada Rabu, 5 November 2025. Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota untuk mengumpulkan informasi yang jelas dan menelusuri akar permasalahan yang meresahkan warga.


Kepala Disperdagin Kota Kediri, Moh. Ridwan, menjelaskan bahwa kegiatan sidak ini bertujuan untuk memverifikasi laporan dari masyarakat yang kendaraannya bermasalah usai pengisian bahan bakar. Sidak tersebut menyasar beberapa bengkel yang tersebar di tiga kecamatan. Dari hasil pantauan awal, ditemukan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah layanan servis di bengkel-bengkel tersebut. Ridwan menegaskan bahwa data lengkap mengenai temuan ini masih dikumpulkan dan akan segera dilaporkan kepada Wali Kota.


Peningkatan kasus motor brebet ini juga dikonfirmasi oleh Rudi, salah satu mekanik bengkel resmi di Kelurahan Campurejo. Ia membenarkan bahwa banyak motor masuk ke bengkelnya dengan keluhan gangguan mesin atau brebet sejak akhir Oktober hingga awal November. Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, indikasi kuat penyebab masalah tersebut adalah bahan bakar yang digunakan oleh kendaraan. Penanganan yang dilakukan meliputi pembersihan filter fullpam dan injector, serta penggantian busi.

Menyikapi situasi ini, Ridwan mengimbau masyarakat Kota Kediri agar tetap tenang dan lebih cermat dalam memilih dan membeli bahan bakar. Ia menyarankan agar masyarakat selalu mengusahakan membeli bahan bakar dengan kualitas terbaik untuk kendaraan mereka. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah bertambahnya kasus dan mengurangi keresahan di kalangan pemilik kendaraan bermotor.

Sementara itu, Rudi selaku mekanik berharap agar permasalahan ini segera ditangani tuntas oleh pihak berwenang. Selain penanganan masalah kualitas bahan bakar, ia juga berharap adanya pemberian kompensasi bagi masyarakat yang terdampak kerugian akibat masalah ini. Tindakan perbaikan yang cepat dan konkret sangat diperlukan agar insiden serupa tidak terulang di kemudian hari.(adv)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *