Pemkab Lumajang perpendek distribusi elpiji 3 kg cegah penimbunan

CokroNews LUMAJANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur memperpendek jalur distribusi elpiji bersubsidi 3 kilogram dengan melakukan penataan distribusi elpiji untuk mencegah terjadinya penimbunan di tingkat pengecer, sehingga penyalurannya langsung dan tepat sasaran.

Menurutnya penguatan distribusi itu bertujuan agar subsidi energi benar-benar diterima masyarakat tanpa hambatan, sehingga distribusi elpiji harus langsung menyentuh masyarakat dan tidak melalui rantai yang terlalu panjang.

Dalam kebijakan tersebut, pangkalan diwajibkan menyalurkan minimal 90 persen elpiji 3 kg langsung kepada masyarakat, sementara maksimal 10 persen dapat disalurkan melalui pengecer.

Selama ini, lanjut dia, rantai distribusi yang panjang dinilai berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kelangkaan semu, penimbunan, hingga kenaikan harga di tingkat pengecer.

Ia mengatakan kebijakan itu juga memperkuat peran pangkalan sebagai titik distribusi utama yang lebih mudah diawasi. Dari sisi harga, distribusi langsung dinilai mampu menekan potensi kenaikan harga di luar ketentuan.

Masyarakat dapat mengakses informasi lokasi pangkalan melalui laman resmi https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg dan pengawasan pelaksanaan kebijakan itu akan melibatkan pemerintah desa, kecamatan, serta partisipasi masyarakat.